Walau Tanpa Dihadiri Pasangan Calon, PPLPC Tetap Melakukan Deklarasi

DEPOK — Tanpa di hadiri Pasangan Calon Pradi – Afifah Deklarasi Paguyuban Pedagang Lingkungan Pasar Cisalak (PPLPC) yang di gelar di Gedung Graha Insan Cipta Jalan Prof Lapran Pane Kelapa Dua Depok berlangsung semarak puluhan pedagang dengan setia mendengarkan orasi politik dari ketua pedagang, Daniel Koordinator dari PPLPC ,dalam kata sambutanya mengingatkan agar para pedagang tidak golput dan hadir pada pemilihan Walikota dan Wakil walikota pada 9 Desember mendatang.

“Ingat tanggal 9 Desember hadir dan pilih Pradi – Afifah karena pilihan kita dapat menentukan nasib kita kedepan,” katanya.

Sementata itu Ketua Markas Cabang Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Bambang Bastari merasa malu karena pada saat para pedagang membutuhkan bantuan dirinya (KPMP) tidak ada untuk membantu, tetapi pihaknya merasa bangga karena ada Dewan Pertimbangan KPMP yang teryata berjuang seorang diri dalam membela hak-hak para pedagang.

“Jujur saya terkejut karena ternyata Dewan Pertimbangan KPMP Pak Nasir Biasane justru berjuang seorang diri dalam membela hak para pedagang,itu kenapa saya bangga karena beliau seorang diri tetapi mampu berjuang membela puluhan bahkan ratusan para pedagang pada saat itu,” paparnya.

Untuk itu pihak mengatakan bahwa dukungan yang di berikan oleh para pedagang untuk paslon nomot urut satu di nilai sudah sangat pas.

“Saya yakin para pedagang butuh perubahan dan di tangan Pradi-Afifah perubahan dapat terjadi,” jelasnya.

Hal senada juga di ungkapkan Nasir dalam Kesempatan tersebut pihaknya menegaskan bahwa kemenangan Pradi -Afifah harus di atas 60 persen jadi penting untuk para pedagang hadir ke TPS dan menghalau segala isue yang di munculkan terkait pilkada pada 9 Desember mendatang.

“Karena ada 2 isue yang di ciptakan yang pertama karena covid yang kedua siapa pun yang terpilih kita tetap pedagang kalau kita berfikir demikian maka Pradi – Afifah akan akan karena untuk menang Pradi Afifah harus di atas 60 persen kalau di bawah maka akan kalah,” tegasnya.

Tetapi pihaknya juga menekankan bahwa siapapun nanti yang terpilih pasar cisalak tidak akan dilakukan pemagaran karena apabila tetap di lakukan dirinya mengatakan akan menjadi orang pertama yang berjuang paling depan membela para pedagang.

“Karena nama saya sudah tercatat sebagai pemberontak di pemkot depok karena saya akan tetap berjuang membela rakyat yang di zolimi,” tutupnya. ( heti )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *