Ini Pesan Presiden RI Dalam Acara Pembuka MTQ ke XXVIII

PADANG — Pelaksanaan MTQ Nasional XXVIII tahun 2020 akhirnya resmi di buka dimana dalam pelaksanaannya sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19, akhirnya malam ini Sabtu (14/11), di Stadion Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, MTQ Nasional resmi dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, secara virtual.

Dalam kata sambutannya Presiden mengucapkan Semoga dengan di bukanya MTQ dapat menyempurnakan akhlak umat manusia dengan keislaman yang baik, yang akan memperkuat jati diri dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah bashoriyah kata Presiden Joko Widodo dalam kata sambutannya yang di buka secara virtual di Padang (INMAS Bidang Penaiszawa)

Tidak lupa Presiden mengingatkan bahwa nilai-nilai Al Qur’an mengajarkan untuk bekerjasama dalam ketakwaan, meneladani kepribadian Rasulullah SAW, menebarkan kasih sayang dan menjauhi perbuatan yang menyakiti sesama.

“Bukan hanya ajang berlomba namun MTQ juga jalan untuk mengedukasi umat,” ujarnya.

Tidak hanya itu dirinya juga mengajak lewat ajang MTQ para umat agar dapat menjaga kesatuan dan kesatuan seperti di Contohkan Rasul.

“Semangat sebagaimana dicontohkan Rasul harus diteladani kita di masa pandemi. Semangat itu adalah ikhlas membantu tanpa membedakan suku, agama, dan ras, berbagi beban dengan sesama,” terangnya.

Tidak lupa di akhir kata sambutannya dirinya meminta pertolongan Allah dan ikhtiar agar Indonesia dapat melalui ujian, bangkit dan pulih kembali.

“Selamat mengikuti MTQ, semoga bermanfaat bagi maslahat Tanah Air,” ucap Presiden Jokowi mengakhiri sambutannya.

Senada dengan yang diungkapkan oleh Presiden RI, Menteri Agama RI, Fachrul Razi, mengungkapkan bahwa MTQ tidak hanya syiar, namun juga Al Qur’an harus jadi pedoman umat untuk mewujudkan kehidupan yang semakin baik.

“Walaupun diselenggarakan dalam keprihatinan dan kewaspadaan semoga penyelenggaraan MTQ kali ini tidak menghilangkan substansi dan syiar MTQ,” harapnya.

Menteri Agama mengingatkan bahwa nilai MTQ bukan pada piala dan juara tapi pada nilai dakwah yang dipancarkannya.

“Mari sukseskan MTQ dengan tetap menegakkan prokes, untuk mencegah penularan wabah,” ajaknya.

Even ini adalah perhelatan yang sudah melekat di hati masyarakat Indonesia, karena sistematis, rutin dan berjenjang mulai dari tingkat desa hingga nasional. MTQ bahkan mampu menggerakan ekonomi masyarakat sebagai tuan rumah penyelenggara.

“Tindak lanjut dari MTQN akan diikutkan pada MTQ dunia. Indonesia diundang tiap tahun dalam kontestasi internasional ini. Sudah banyak prestasi qori dan qoriah Indonesia dikancah dunia,” terangnya.

Pada pembukaan MTQ ini terlihat Kepala Bidang Penaiszawa, H. Ahmad Patoni, yang mewakili Kakanwil Kemenag Jawa Barat, turut hadir dan memberikan semangat pada defile Kafilah Jawa Barat.

MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 dilaksanakan selama 10 hari yaitu dari mulai tanggal 12 sampai dengan 21 November 2020. Sepenuhnya dilaksanakan di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. ( heti)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *