Dituduh Mencuri Pipa Pralon, Kakek Suprayitno “Trauma”

PESAWARAN — Seorang kakek di Desa bogo rejo kecamata gedong tataan kabupaten Pesawaran dituduh mencuri pipa palaron ukuran 3 inc, jum’at (23/10).

Suprayitno (62) yang sehari-hari sebagai petani sawah kini menderita trauma dan tidak mau makan sehingga membuat badan si kakek bertambah kurus.

Suprayitno dituduh oleh Muhamad Robbi Armaica atas dugaan menghilangkan Pipa palaron 3 inc 49 biji pada tanggal 16 agustus 2020 dengan kasus pencurian.

Dugaan pencurian terhadap kakek Suprayitno di laporkan Muhamad Robbi Armaica di polres pesawaran dengan laporan polisi nomor: LP/B-581/1X/2020/lpg/SPKT, tanggal 09 september 2020.

Berdasarkan laporan dari M. Robbi Armaica polisi mengadakan penyidikan sampai ke lokasi dan di temukan pipa palaron utuh dan masih ada di lokasi persawahan.

Dengan tuduhan tersebut Kakek Suprayitno membeberkan nasib yang sedang di alaminya di sekretariat Dewan pimpinan daerah komite wartawan pelacak profesional indonesia (DPD KO-WAPPI) kabupaten pesawaran,

” Awalnya saya mau memasukan air ke sawah saya, kemudian saya di telp oleh Robbi menawarkan paralon dengan harga 12 juta untuk bagi 2 saya dan Robby, kemudia saya siapkan duit 6 juta kemudian Robbi tidak mau menerima duit 6 jt tersebut” Kata Suprayitno di hadapan Dahron Sungkai sebagai ketua DPD KO-WAPPI Pesawaran.

Suprayitno menambahkan, “Dari harga 12 juta naik menjadi 16 juta harga pralon tersebut, dan saya  tidak mampu untuk membayarnya, tak lama kemudian saya di laporkan ke polres pasawaran” Ujarnya.

Mendapat keluhan masyarakat DPD KO-WAPPI kab, pesawaran menyerahkan permasalahan kepada tim Advokasi dan hukum kepada Dr ( can ) Nurul Hidayah, SH.MH dan Andre Kurniawan, SH. untuk mendampinggi Kakek Suprayitno.

” Kami sudah crocek dan melihat langsung di lokasi persawahan” Ungkap Nurul Hidayah.

Febri Suprayogi ( 30 ) Anak tertua dari Suprayitno tidak menerima atas tuduhan yang diterima oleh Orang tuanya,

” Saya tedak terima bapak Saya yang sudah tua ini di Fitnah oleh M. Robbi armaica” Pungkas Yogi. ( Oby )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *