Alim Ulama Kedondong Do’akan Dendi Jadi Bupati Pesawaran Kembali

PESAWARAN — Para alim ulama yang ada di Kecamatan Kedondong mendoakan Calon Bupati Petahana Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona, untuk dapat kembali memimpin kabupaten tersebut dalam periode mendatang.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan silaturahmi antara para ustadz dan juga kiyai yang ada di Kecamatan Kedondong bersama dengan Anggota DPR RI Dapil Lampung I Zulkifli Anwar, di Pondok Pesantren Anwarul Hidayah, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kamis (15/10).

“Ya Alhamdulillah hari ini kami bisa mendapatkan kesempatan kembali untuk dapat bersilaturahmi bersama dengan bapak Zulkifli Anwar,” kata KH. Syamsul Bahri, mewakili pimpinan Pondok Pesantren Anwarul Hidayah.

Dikatakannya, para alim ulama khususnya pengasuh pondok pesantren tersebut memiliki hubungan emosional yang kuat, sebab sedari dulu, Zulkifli Anwar telah sering membantu dan mengunjungi ponpes tersebut.

“Kami masyarakat Kedondong rindu dengan beliau, rindu mendengar apa yang disampaikan nanti, sebab beliau punya hubungan yang erat dengan masyarakat Kedondong,” kata dia.

Selain itu, dirinya juga berujar, masyarakat Kedondong selalu mendoakan agar, Dendi Ramadhona yang tak lain adalah anak dari Zulkifli Anwar agar dapat kembali menjadi pemimpin di Kabupaten Pesawaran pada periode 2022-2024 nanti.

“Perlu diketahui pak, bahwa kami memang selalu berharap agar Pesawaran mendapatkan pemimpin yang amanah, pemimpin yang baik. Sebab itu disini kami selalu mendoakan agar Bapak Dendi Ramadhona dapat sekali lagi memimpin kabupaten ini,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan dengan begitu, Kabupaten Pesawaran dapat menjadi daerah yang semakin maju, dan juga semakin islami,” tutup dia.

Sementara itu, Zulkifli Anwar mengingatkan dalam silaturahim tersebut agar masyarakat Kabupaten Pesawaran dapat selalu bersatu, kendati kabupaten tersebut akan melaksanakan pemilihan kepala daerah.

“9 Desember nanti memang ada pemilihan bupati, saya hanya berpesan, tolong kepada kiyai dan juga ustadz yang ada di sini untuk dapat meredam masyarakatnya agar jangan terpecah belah karena kepentingan sesaat. Soal pilihan terserah hati nurani masing-masing manusia,” kata dia.

Iya juga menerangkan, pemilihan bupati adalah kepentingan politik sesaat. Dirinya hanya meminta agar para alim ulama yang hadir dapat mendoakan agar Kabupaten Pesawaran mendapatkan pemimpin yang amanah.

“Jangan terpcah bela, karena itu kepentingan politik, soal calon kita serahkan kepada Allah, karena segala sesuatu terjadi atas izin dari Allah, kita cuma bisa bersyariat, nah usahanya ini melalui silaturahim,” jelas dia.

“Yang jelas saya hanya minta para ustadz yang ada di sini agar dapat mendoakan agar bupati nanti terpilih nanti Bupati yang amanah. Saya juga minta nanti tolong doakan Dendi, doakan dia agar bisa amanah. Saya sering katakan kepada dia, untuk apa jadi pemimpin kalau tidak bisa amanah. Karena itu akan mencelakakan dirinya sendiri,” tutupnya.

Diketahui dalam kesempatan itu juga, Zulkifli memberikan santunan kepada 40 anak yatim yang ada di Kecamatan Kedondong. ( dr )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *