Berkantor di Depok, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Kunjungi Fasyankes dan Rumah Sakit

DEPOK — Dihari pertamanya Ridwan Kamil berkantor di Kota Depok mengunjungi dan meninjau Fasilitas Pelayanan Kesehatan ( Fasyankes ) yakni Laboratorium Kesehatan Daerah ( Lab kesda) dan Rumah Sakit ( RS ) Citra Medika Depok, Jum’at (02/10)

Kang Emil sapaan akrabnya  menjelaskan akan rutin berkantor disana seminggu sekali, demi memaksimalkan koordinasi dalam penanganan pandemi global COVID 19 diwilayah Bogor-Depok-Bekasi ( Bodebek ), khususnya Kota Depok.

Selanjutnya Emil juga menyerahkan bantuan logistik untuk penanggulangan COVID 19 di Kota itu dalam acara serah terima dikantor walikotanya.

“Hari ini kami membawa banyak bantuan, semata-mata merupakan bentuk cinta kami kepada Kota Depok, saya kesini juga untuk menyemangati dan mengamati penanganan Covitd di kota ini dan yang paling utama dalam menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhannya”

Kang Emil pun meminta GTPPC Kota Depok mewaspadai penularan dalam klaster keluarga.

“Ketertularan sesama keluarga lebih cepat, karena pasien yang OTG (Orang Tanpa Gejala) tinggal satu rumah. Jika masih ada OTG yang berdiam di rumah, harus segera diberi tempat untuk isolasi mandiri,” ucap Kang Emil.

Dalam agenda ini, Kang Emil yang didampingi Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil turut menyaksikan penyerahan bantuan oleh Jabar Bergerak.

Organisasi nonpemerintah itu memberikan bantuan masker bedah 12.500 pcs, handscoon 2.000 pcs, hazmat suit 500 pcs, obat tetes mata 400 pcs, alcohol swab 300 pcs, google 150 pcs, vitamin C 125 botol, hand sanitizer 5L 100 jeriken, hair cap 100 pcs, dan shoes cap 100 pcs kepada GTPPC Kota Depok.

Jabar Bergerak juga menyerahkan susu kambing bubuk 25.000 pcs, susu cair 4.250 pcs, masker kain 1.000 pcs, dan hand sanitizer 100 pcs kepada TP PKK Kota Depok.

Selain itu, Jabar Bergerak memberikan bantuan sembako 100 paket, hand sanitizer 100 pcs, masker kain 500 pcs, antiseptic 50 pcs, dan hand wash cair 50 pcs kepada Jabar Bergerak Kota Depok.

Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok Dedi Supandi mengatakan, pihaknya melalui GTPPC Kota Depok telah menyiapkan strategi terkait kebijakan penanganan dan pencegahan penularan COVID-19.

“Kita sudah lakukan dengan tim Gugus Tugas terkait kebijakan proposional pencegahan penularan COVID-19 sesuai aturan melalui PSBM yang kita sebut dengan Pembatasan Sosial Kampung Siaga,” tutur Dedi.

Ia menambahkan, Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) yang dikelola oleh RW juga dilakukan untuk menekan angka kematian dan juga meningkatkan angka kesembuhan.

Selain itu, GTPPC Kota Depok dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga telah melakukan pencegahan terkait pembatasan aktivitas warga termasuk di restoran.

“Dengan upaya-upaya tersebut, sedikit demi sedikit terjadi penurunan angka penularan virus COVID-19 di Kota Depok,” ucap Dedi.

Kunci kemenangan melawan Virus ini adalah kebersamaan dan saling membantu terkait logistic kesehatan demi kemaslahatan masyarakat setempat, karena berdasarkan periode 21-27 september 2020, kota Depok berstatus Zona Merah. Tandasnya. (Sto)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *