Kementerian PUPR Susun 6 Program Prioritas Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

JAKARTA — Terkait akan program Presiden Joko Widodo Tahun 2019 – 2024 tentang target percepatan pemulihan ekonomi naisonal Kementerian PUPR tahun ini sedang menyusun program tahun 2021.

Dengan target tersebut pihak Kementerian PUPR, sedang bekerja keras untuk melancarkan beberapa visi Presiden dengan tema Prioritas Nasional Rencana Kerja Pemerintah ( RKP) Tahun 2021 dan Reformasi sosial akibat Pendemi Covid -19.

Dampak Pandemi Covid-19 tersebut melalui pemerintah Kementerian PUPR berupaya agar melalui program prioritas yang sedang direncanakan bisa menyelesaikan masalah ekonomi nasional yaitu pada pertumbuhan ekonomi menurun, investasi melambat, kemiskinan meningkat hingga meningkatnya jumlah pengangguran.

Demikian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan arahan pada pertemuan para pelaku usaha jasa konstruksi dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN ) bertatap muka langsung dan secara daring di Gedung Auditorium Kementerian PUPR.

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi tersebut bahwa ada 6 program prioritas Kementerian PUPR sedang fokus menyusun kerangka program untuk dilaksanakan tahun depan 2021, yaitu peningkatan ketahanan pangan, pengembangan konektivitas, peningkatan kesehatan dan lingkungan masyarakat, peningkatan investasi dengan pemulihan dukungan pada kawasan strategis nasional.kata Basuki.

Menurut Basuki menyatakan salah satu fokus kita untuk tahun 2021 nanti adalah melaksanakan Program Padat Karya Tunai ( PKT ) sebagai jaring pengamanan sosial bertujuan untuk mendukung program pemulihan ekonomi masyarakat secara nasional.kata Basuki.

Terkait dengan teknis pelaksanaan dari program tersebut menurut Basuki adalah melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan langsung masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.ungkapnya.
Lebih lanjut Basuki menambahkan, “untuk kelancaran program prioritas Kementerian PUPR ini sudah menganggarkan dari Pagu anggaran Tahun 2021 yang telah ditetapkan sebesar Rp. 149,81 triliun dan dialokasikan Rp. 18,14 triliun untuk program Padat Karya Tunai (PKT ) dan jumlah anggaran PKT ini meningkat dari PKT tahun 2020, dan masih ada kegiatan prioritas lainnya yaitu pengembangan kawasan industri di Batang dan di Subang. Kata Basuki. (Damanik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *