JONG BOBAR DAN KOMUNTAS BAGEUR GELAR GERAKAN FILANTROPI PENDIDIKAN

LEUWILIANG — Sebuah perkumpulan pelajar dari berbagai sekolah tingkat menengah di wilayah Bogor Barat yang menamakan diri Jong Bobar mengadakan kegiatan bantuan sosial berupa seragam sekolah layak pakai dan alat tulis kepada masyarakat Kampung Cisarua, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kab. Bogor, Kamis (20/8/2020).

Chikal, pencetus Jong Bobar mengatakan, perkumpulan pelajar tersebut merupakan gabungan dari berbagai sekolah SMK/SMA/Madrasah Aliyah di wilayah Bogor Barat. Dia mengungkapkan, berdirinya Jong Bobar adalah untuk merawat semangat generasi muda agar tetap membara agar dapat terus bermanfaat bagi masyarakat. “Kegiatan donasi pendidikan ini kami lakukan karena keresahan hati para pelajar SMA/SMK/Madrasah di wilayah Bogor Barat mengenai dampak dari pandemi covid-19,” ungkapnya.

Chikal menambahkan, dampak covid-19 di sektor pendidikan juga dirasakan oleh beberapa pelajar, diantaranya SMK Matardika, SMP Negeri 1 Atap Leuwiliang dan SD Negeri Tanjungsari 2. “Jong Bobar memilih lokasi – lokasi ini sebagai titik penyaluran donasi karena sulitnya akses internet sehingga para pelajar SD, SMP, maupun SMK terpaksa harus belajar di rumah,” paparnya.

Selain itu, lanjut Chikal, beberapa pelajar di wilayah tersebut masih kesulitan untuk belajar di rumah karena tidak adanya fasilitas belajar seperti alat tulis buku dan seragam sekolah. “Jong bobar bersama komunitas Bageur, berkolaborasi untuk membantu para pelajar di wilayah Desa Purasari dengan membagikan 250 masker, 200 seragam sekolah layak pakai dan 312 bingkisan alat tulis.” Pungkasnya.

Sedangkan Arfiano, koordinator Komunitas Bageur (Bogor Cageur) mengatakan, selain giat donasi alat kesehatan dan pendidikan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi dan edukasi mengenai cara menjalani protokol kesehatan secara baik dan benar yang disampaikan oleh Ummi Wahyuni Ketua KPU Kab. Bogor. “Karena bertepatan momentum HUT Kemerdekaan RI ke 75, maka diadakan pula acara perlombaan pelajar anak-anak seperti lomba balap karung, paku dalam botol dan balap sarung,” ungkap Nino sapaannya.

Ketua IMM Cabang Bogor ini menambahkan, pihaknya bersama komunitas Bageur, mengaku sangat mendukung adanya kegiatan donasi pendidikan yang dilakukan rekan – rekan pelajar. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif, sangat luar biasa, apalagi tanpa membawa embel-embel apapun dan tidak ditunggangi oleh siapa pun. “Hebat. Generasi muda memang harus terus peduli pada kondisi masyarakat.” Tegas Nino. ‘

Sedangkan Ummi Wahyuni mengaku sangat tertarik pada kegiatan yang di inisiasi para pelajar tersebut. Dia pun memberi apresiasi tinggi serta dukungan atas adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, rasa kepedulian yang dimiliki anak-anak muda apalagi pelajar, harus terus dipupuk, dirawat dan dijaga. Ummi Wahyuni yang datang sebagai perwakilan dari Yayasan Visi Nusantara Maju berharap, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan berkembang. “Kegiatan Filantropis patut di dukung dan di apresiasi, apalagi dilakukan oleh para pelajar dan pemuda.” jelasnya. (Rie)

Ket. Foto :

~ Komunitas pelajar bernama Jong Bobar melakukan giat bakti sosial donasi pendidikan di wilayah Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang. Kegiatan tersebut dikerjasamakan dengan komunitas Bogor Cageur (Bageur).

5 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *