KPK Resmi Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin

BOGOR —  Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) akhirnya kembali menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penahanan mantan orang nomor satu di kabupaten bogor tersebut diumumkan KPK melalui siaran langsung secara streaming yang dipimpin oleh Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar pada Kamis malam (13/8/2020).

Penahanan RY tersebut dalam kaitan kasus korupsi yang disangkakan terhadapnya yaitu dugaan pemotongan uang dan gratifikasi senilai Rp. 8,9 miliar dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor, Pada saat RY menjabat sebagai Bupati Bogor.

Kakak kandung Bupati Bogor Ade Yasin ini, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 25 Juni 2019 tahun lalu. Dan melalui serangkaian pemeriksaan hari ini KPK resmi melakukan penahanan terhadap RY.

“Tersangka Rachmat Yasin (RY) ditetapkan sebagai tersangka karena diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor sebesar Rp8.931.326.223.

Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014,” ungkap Lili.

Selain itu, tersangka juga diduga telah menerima gratifikasi lainnya, berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta. Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja, jelas Lili.

Untuk diketahui selama masa penyidikan kasusnya, RY diketahui telah mengembalikan uang kepada negara secara dicicil senilai Rp.8,9 miliar melalui KPK RI. (Sto)

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *