SOLIDITAS KUAT, PARTAI GOLKAR BISA BERJAYA DI PILKADA 2023 DAN PILEG 2024

GUNUNGSINDUR — Terpilihnya Wawan Hikal Kurdi sebagai Ketua DPD dalam Musda Partai Golkar X Kabupaten Bogor di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor secara aklamasi, pada Jumat (7/8/2020) lalu, menjadi perhatian publik dan pengamat terkait peta politik di Kabupaten Bogor ke depan, terutama Pileg 2024 dan Pilkada Bupati Bogor 2023.

Yusri Nurjaman, kader senior Partai Golkar mengatakan, seluruh fungsionaris/kader dan simpatisan partai Golkar Kabupaten Bogor akan selalu siap mendukung siapapun pemimpin partai yang terpilih secara sah. Menurutnya, fungsi kader/fungsionaris partai dalam setiap dinamika politik dan perubahan struktur kepengurusan adalah tetap bekerja menjalankan amanat tugas mulia perjuangan partai serta terus memberikan kontribusi ide dan pemikiran, sehingga partai mampu melahirkan kebijakan yang dapat dirasakan rakyat.

Karena menurut Yusri, sejatinya saat ini masyarakat di Kabupaten Bogor dan rakyat Indonesia banyak yang rindu kiprah kerja dan kepemimpinan kader Golkar. “Makanya kader Golkar harus tajam telinga, mendengarkan harapan dan keinginan rakyat saat ini. Saya yakin, DPD Golkar Kabupaten Bogor akan mampu menjawab keinginan, harapan dan kegelisahan rakyat tersebut.” Jelas Yusri kepada media ini, Senin (10/8/2020).

Sementara Yusfitriadi, Direktur Democracy Electoral Empowerment Partnership (DEEP) mengatakan, Golkar merupakan sebuah partai modern dan memiliki banyak kader mumpuni untuk memimpin dalam setiap masanya. Menurut Kang Yus sapaannya, terpilihnya Wawan Hikal Kurdi atau Wanhai sudah sangat tepat. “Karena dia merupakan kader senior di partai Golkar dan sudah mapan dalam percaturan dinamika politik di Kabupaten Bogor,” ungkap Kang Yus, Senin (10/8/2020).

Kematangan politik Wanhai di partai Golkar dan di percaturan politik Kabupaten Bogor, lanjut Kang Yus, bisa membawa suasana baru peta keluatan politik menjelang Pilkada Bupati Bogor 2023 dan Pileg 2024. Menurut Kang Yus, kematangan dan kedewasaan berpolitik Wanhai bisa terlihat dari cara politiknya selama ini yang dianggap mampu membangun sinergitas dengan semua parpol termasuk dengan pemerintahan eksekutif. “Dia tidak memelihara sikap berhadapan (oposisi) dengan eksekutif. Karena sebagai partai besar di Kabupaten Bogor, keputusan politik Golkar akan sangat mempengaruhi maju mundurnya kinerja pemerintahan,” beber Kang Yus.

Direktur DEEP menambahkan, menuju perhelatan elektoral tingkat daerah, sudah hampir dipastikan terpilihnya Wawan Hikal sebagai Ketua DPD Golkar, merupakan modal besar untuk mendapatkan rekomendasi DPP Golkar guna maju merebut panggung pilkada 2023, baik sebagai Calon Bupati maupun Calon Wakil Bupati. Jika didukung oleh semua PK dan para kadernya, sambung Kang Yus, maka figur Wanhai dan Partai Golkar akan semakin berpeluang berjaya sebagai pemenang Pilkada. “Karena hasil Pilkada 2023, sangat berpengaruh dan menentukan hasil Pileg 2024 dalam meraih kursi terbanyak di parlemen (DPRD) Kabupaten Bogor.” Pungkasnya. (Sto/rie)

5 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *