29 DPAC Dukung H. ARI AS’ARI Tetap Jadi KETUA DPC BPPKB,Kab Tangerang

TANGERANG — Sebanyak 25 pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Ormas Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB), bulat mendukung Ari As’ari (Ketua DPC BPPKB Kabupaten Tangerang) sampai akhir masa jabatannya.

Bahkan para pengurus DPAC tingkat kecamatan ini sudah membuat surat pernyataan dukungan secara tertulis yang diserahkan kepada pengurus DPP BPPKB.

Disampaikan, Wakil Ketua DPC BPPKB Kabupaten Tangerang Saepul Anwar, jabatan Ketua DPC BPPKB, tidak bisa seenaknya dilengserkan oknum perusak organisasi.

Menurutnya, setelah dilantik pada 3 Maret 2020 lalu, DPC BPPKB Kabupaten Tangerang mengalami penataan organisaai di tingkat DPC, DPAC dan tingkat ranting.

Bahkan anggota BPPKB semakin bertambah banyak. Selain itu, kegiatan di pengurus DPAC semuanya berjalan.

“Dengan aktifnya semua pengurus dari tingkat DPC sampai tingkat ranting, membuktikan bahwa kinerja ketua DPC Ari As’ari, baik dan perlu diapreasisasi,” jelas Aan, sapaan Saepul Anwar.

Saepul Anwar membandingkan kepengurusan Ari As’ari dengan era Ketua DPC BPPKB Kabupaten Tangerang Asep Lodaya.

Menurutnya, saat dijabat Asep Lodaya, kegiatan organisasi BPPKB vakum, anggota tidak mengalami penambahan, pengurus DPAC tidak pernah dilakukan penataan dan pembinaan.

Namun di era sekarang, BPPKB Kabupaten Tangerang selalu dihitung oleh Pemkab Tangerang.

Bahkan setiap momen-momen BPKKB selalu diundang dan dilibatkan kegiatan, baik di tingkat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, maupun di tingkat kecamatan.

“Saya pernah menjabat Ketua DPAC Kecamatan Balaraja, bagaimana vakumnya organisasi BPPKB di bawah kepemimpinan Asep Lodaya kala itu,” terang Saepul.

Terkait pemakjulan oleh DPD BPPKB Provinsi Banten kepada ketua DPC BPPKB, kata Saepul Anwar tidak beralasan. Apalagi disangkutpautkan dengan peristiwa kericuhan dengan Ormas PP, dengan kelompok hercules dan ketidaksingkronan dengan pengurus DPD.

Kata dia, perlu diingat bahwa semua kejadian tersebut merupakan bukti, bahwa DPC BPPKB Kabupaten Tangerang membela anggotanya.

“Lalu peran DPD BPPKB Banten sampai saat ini dimana?, DPC bukan hanya Kabupaten Tangerang saja, ada 8 Kabupaten/ Kota yang selama ini tidak tersentuh oleh pengurus DPD, apakah DPC kabupaten lain yang tidak aktif selama ini dibina DPD BPPKB Provinsi Banten?, sangat aneh sekali,” terang Aan.

Aan pun mencurigai dan menduga, adanya oknum pengurus DPD yang memprovokasi dan menyudutkan Ketua DPC Ari As’ari.

Dikarenakan faktor sakit hati dan kalah dalam pemilihan langsung saat pencalonan melawan Ari As’ari Marnan.

Meski DPD merekomendasikan Ketua DPC Ari As’ari untuk dilengserkan, tapi ditolak oleh DPP BPPKB pada 26 Juni lalu dan itu bersifat final serta mengikat.

Namun belakangan ini, kata Aan, DPD BPPKB Provinsi Banten terus bermanuver dan kembali mengajukan surat rekomendasi kembali ke DPP BPPKB. Seharusnya DPD BPPKB Provinsi Banten memberikan arahan-arahan yang terbaik kepada DPC BPPKB se-Banten, agar terjadi sinergi baik antara organisasi maupun kadernya.

“DPC Kabupaten Tangerang sampai saat ini belum diberikan teguran secara tertulis jika ada kekeliruan, dan sampai saat ini kami masih menunggu keputusan DPP BPPKB,” sebutnya.

“Karena menurut informasi, Wasekjen DPP BPPKB Abah Oyim, masih dalam perdebatan dan ada yang pro serta ada yang kontra,” pungkasnya.

(Hendrik/team)

5 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *