Pastikan Keabsahan SK, Forum Silaturahmi Caleg Pejuang Partai PPP Bakal Datangi DPP

BOGOR — Forum Silaturahmi para Calon Legislatif (Caleg) tidak terpilih yang menyebut dirinya sebagai caleg pejuang partai dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar pertemuan yang berlangsung di RM Ampera Sentul, Kamis (06/08/2020).
Diskusi santai tersebut dalam rangka menindaklanjuti terkait beredarnya Surat Keputusan (SK) DPP PPP nomor 1721/KPTS/V/2018 tentang petunjuk teknis perekrutan , penyusunan, penetapan bakal calon anggota legislatif. Dimana dalam pasal 12 nya mengatur tentang Kompensasi dari para caleg yang terpilih kepada para caleg tidak terpilih.
Para caleg pejuang suara partai PPP dari 6 Dapil (Daerah Pemilihan) yang ada di kabupaten bogor ini, rencananya Ju’mat besok berniat mendatangi langsung kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai guna mendapatkan keterangan resmi terkait keabsahan SK tersebut.
” Sebetulnya jawaban dari DPP itu secara lisan sudah kami dapatkan, yang intinya membenarkan keabsahan surat edaran (SK DPP) yang beredar dikalangan teman-teman caleg tersebut,” ucap Mi’ad Mulyadi (caleg tidak terpilih dari dapil 1).
(Photo/doktb)
Mi’ad menambahkan, secara kedatangan kami ke DPP PPP besok tidak terlalu penting lagi, karena jawaban terkait keabsahan surat edaran itu sudah terjawab, namun secara politis kehadiran kami di DPP untuk meminta jawaban resmi secara tertulis, menurut saya suatu keharusan.
” Intinya tujuan kami mempertanyakan kebenaran surat itu bukan bermaksud merongrong partai, apalagi kami mengemis kepada para caleg yang sekarang duduk di DPRD. sama sekali tujuan kami bukan itu,” kata Mi’ad.
Tetapi disini kan DPP telah mengeluarkan surat keputusan tersebut pada tahun 2018, dimana dalam pasal 12 nya amat sangat jelas disebutkan tentang kompensasi bagi para caleg-caleg yang tidak terpilih, yang setahu kami, di beberapa provinsi kota dan kabupaten kebijakan tersebut sudah dijalankan.
“Jadi yang menjadi persoalannya bagi kami adalah inikan bicara soal hak yang diatur dalam ketetapan. Harapan kami adalah bagaimana agar partai bisa menjalankan ketetapan tersebut sesuai dengan surat keputusan (SK DPP) itu,” tutur Mi’ad.
Sebenarnya kemarin pun pihak DPP sudah menawarkan untuk dibuatkan jawaban secara tertulis tentang keabsahan SK DPP itu, agar kami tidak usah datang ke DPP.  Namun kami menolaknya. Karena itukan kebijakan dan putusan politik, sehingga apapun yang kami lakukan inginnya bukan hanya tertib secara administrasi tapi juga ingin berdampak poltik.
” Point tujuan kami mendatangi DPP Pusat untuk mendapatkan kepastian resmi terkait SK tersebut, untuk menjadi acuan kami mempertanyakan dan membahas hal itu kepada DPC/DPW. Karena DPC lah yang bisa meng guiden, mengkoordinir semua anggota-anggota legislatif untuk melakukan kewajibannya terkait kompensasi bagi caleg tidak terpilih sesuai SK DPP tersebut. Itu yang akan kami kejar, tukas Mi”ad Mulyadi yang di amini semua caleg yang hadir.
(Photo/istimewa)
Untuk diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PPP Nomor
1721/KPTS/V/2018 pasal 12 disebutkan terkait kompensasi bagi para caleg tidak terpilih dari anggota legislatif terpilih di daerah pemilihan yang mendapatkan kursi.
Berikut rincian kompensasinya :
a. Untuk caleg DPR RI yang memperoleh lebih dari 10.000 suara maka mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 10.000,- per suara.
b. Untuk caleg DPRD Provinsi yang memperoleh lebih dari 5.000 suara maka mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 15.000 per suara.
c. Untuk caleg DPRD Kabupaten Kota yang memperoleh lebih dari 1.000 suara maka mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 20.000 per suara.
Di ayat 2 (dua) juga disebutkan bahwa kompensasi sebagaimana dimaksud pada ayat 1(satu) menjadi tanggungjawab caleg terpilih yang harus dibayarkan dengan cara dicicil tiap bulan dan lunas paling lambat selama dua tahun sejak caleg terpilih dilantik.
Dan jika caleg terpilih tersebut tidak melaksanakan kewajibannya tersebut, maka akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh Dewan Pimpinan Partai sesuai tingkatannya. (Sto/)

5 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *