Banprov Tahap 1 dan Tahap 2 Tersalurkan Untuk Masyarakat diwilayah Kecamatan ParungPanjang Bogor.

PARUNG PANJANG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah daerah Kabupaten Bogor telah mendistribusikan bantuan sembako kepada warga masyarakat kususnya masyarakat di wilayah kecamatan parung panjang yang terdampak dimasa pandemi covid -19,

Bansos provinsi Jawa Barat yang telah tersalurkan ke masyarakat keselurah desa diwilaya kecamatan parung panjang, bantuannya berupa yaitu :beras 10kg, gula pasir 2kg, minyak goreng 2lt, terigu 1kg, makanan kaleng 4pcs(155gr), viramin C(1paket), mie instant 15 pcs, susu 5 buah, masker 5 pcs, telor ayam, dan uang tunai Rp150,000 (seratus lima puluh ribu rupiah), bantuan sosial (Bansos) pemrov jabar ini sudah sesuai dengan aturan dan peraturan pemerintah provinsi jawa barat, dan pendistribusian nya di bantu oleh pihak karang taruna kacamata dan karang taruna desa.

Sementara Medi susanto selaku ketua karang taruna kecamatan parung panjang sekaligus kordinator Bansos provinsi jabar, saat ditemui awak media mengatakan Alhamdulilah untuk Bansos pemrov jabar tahap pertama sudah tersalurkan ke masyarakat sesuai dengan baik dan tepat sasaran nya yang berjumlah 12940 paket sembako, dan tahap ke dua bejumlah 1035 paket sembako non DTKS, dan kami selaku karang taruna kecamatan tidak lupa mengucapkan trimakasih kepada bapa joko widodo presiden RI, selaku pemerintah pusat, bapa Ridwan kamil Gubernur jawa barat selaku pemerintah provinsi jawa barat, ibu ade yasin Bupati kabupaten Bogor selaku pemerintah daerah, bapak camat parung panjang Drs. Edi Mulyadi, selaku pembina karang taruna kecamatan parung panjang, dan pihak pos Giro kota Bogor, para kepala desa sekecamatan parung Panjang, yang memberikan satu kepercayaan penuh kepada kami selaku karang taruna kecamatan parung panjang.

Harapan kami selaku karang taruna kecamatan, dan karang taruna desa, untuk masyarakat kususnya di wilayah parung panjang yang mendapatkan bantuan provinsi ( Banprov) mudah mudahan ini dapat membantu perekonomian masyarakat kususnya diwilayah kecamatan parung panjang yang terdampak covid-19. Ungkap Medi Susanto selaku Ketua Karang taruna.(Hendrik)

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *