Ada Apa di Desa Haurpugur.? sudah 2 Kali Kadesnya Dipanggil Kejaksaan

KABUPATEN BANDUNG — Arahan dan Intruksi Presiden Jokowi agar Setiap elemen masyarakat proaktif untuk mengawasi penggunaan dana desa ditiap- tiap wilayah desanya, hal ini menjadi dasar kesadaran bertindak & kemauan sebagai forum masyarakat desa, bila dirasa ada indikasi dan merasakan sesuatu ketidakberesan penggunaan dana desa di wilayahnya.

Seperti hal nya demikian yang terjadi di Desa Haurpugur Kecamatan Rancaekek Kab. Bandung, dimana Kades Haurpugur (HA) menurut Solidaritas Masyarakat Untuk Haurpugur (SMUH), terindikasi telah melakukan peyelewengan anggaran diperiode tahun 2014 s/d 2019.

Kasus permasalahan penyelewengan tersebut telah dilaporkan ke pihak Kejaksaan sejak bulan mei 2019.( 7/7/2020, hingga baru baru ini baru ada titik terang kelanjutannya.

Dugaan tindakan penyelewengan dana desa oleh Kades Haurpugur yang telah dilaporkan oleh SMUH kepada pihak Kejaksaan Baleendah Kab. Bandung , sejak setahun lalu ( Lap.No 2/5/2019 tertanggal 18 Mei 2019 dan telah dikeluarkan surat perintah tugas kepala kejaksaan Kab.bandung No:Print-1419 /0.2.29 /Pt. 1/7/2019 tgl 03 juli 2019).

Sebagai kelanjutannya. Kades mulai diperiksa sebanyak 2 kali ,tgl 25/6 dan tgl 7/7/2020.

Menurut tokoh masyatakat SMUH) (TS, DU dan HM – inisial), bahwa hal yang dilaporkan adalah “Dugaan Tindakan Penyalahgunaan Anggaran Desa”, data laporan pada catatan periode 2013 s/d 2019 oleh Kades Haurpugur dijabatan periode pertama.

Salah satu Tokmas SMUH ,TS mengungkapkan,

“Tadinya kita sudah pesimis terhadap kasus ini l, soalnya sudah setahun lebih tidak ada kabarnya, walaupun saksi – saksi dan pengumpulan barang bukti sudah di sampaikan ke pihak kejaksaan, dan sudah selesai sejak 31 Oktober 2019.,”ungkap TS pada 5/7/2020.

“Alhamdullliah , ada info dari Kejaksaan sekarang, setelah memasuki kebijakan AKB/ New Normal , dikabatkan sudah ada tidak lanjutnya dan mengalami perkembangan yang signifikan, dimana menurut informasi terpercaya, bahwa Kades Haurpugur sudah dipanggil kejaksaan sebanyak 2 kali.,” jelasnya.

Ketua BPD Haurpugur, DS membenarkan apa yg disampikan oleh Tokmas Haurpugur,

“Betul pak, sejak bulan Mei 2019 sudah dilaporkan ke kejaksaan dan pengumpulan bukti temuan ada 52 item, dan pemanggilan saksi- saksi pun sudah selesai di bulan Oktober 2019 s/d February 2020” ujarnya.

“Saya dan tokoh masyarakat Haurpugur berharap kepada pihak kejaksaan Baleendah agar menangani kasus ini secara cepat hingga tuntas sampai bisa masuk ke persidangan”.

“Mudah- mudahan dengan dipanggilnya Kades sebanyak 2 kali tsb, bisa menipiskan anggapan semua masyarakat Haurpugur, bahwasanya pihak Kejaksaan Baleendah yang tadinya diduga telah “MASUK ANGIN” tidaklah benar “, ujar DS tanpa menjelaskan istilah “MASUK ANGIN”.

Dalam rangka menindaklanjuti temuan kasus sumber berita sesuai data dan fakta, maka “TIM LIPUTAN KHUSUS Media”, mencoba mendatangi pihak Kejaksaan Baleendah untuk klarifikasi dan konfirmasi pada 7/7/2020.

Kepada Tim Lipsus Media , Kasi intel Pidsus Kejaksaaan Balendah Kab. Bandung, (Amriansyah ,SH ,MH) menginformasikan.,

“Kasus ini tetap kita tindak lanjutkan, walaupun sempat terhenti karena Pademi Covid 19 , ini kita buktikan dengan pemanggilan Kades Haurpugur tgl 24/6/2020, dan hari ini kita periksa lagi dalam tgl 7/7/2020.,” jelasnya.

Terkait materi pemeriksaan, Amri mengatakan,

“Permeriksaan kali ini adalah lanjutan dari pemeriksaan pertama, artinya ini pendalaman – pendalaman terkait berapa item yg disangkakan ,” ujarnya

“Secepatnya setelah pemeriksaan ke dua ini ,..kita akan lakukan exspose perkara ke Kejati Tingkat Provinsi, nanti di sana akan keluar keputusan, apakah ditingkatkan status perkaranya atau tidaknya,” jelas Amri.

Diakhir pembicaraan , Kasi intel Pidsus, mengatakan komitmennya,

“kita akan bertindak profesional dan selalu menjadi garda terdepan dalam menangani kasus- kasus pindana khusus ini, sesuai visi, “Nawa cita Pemerintah” dalam pemeberantasan dan pecegahan tindak pindana korupsi,” pungkasnya. (Tim Lipsus Biro Kab. Bandung)

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *