Pemerintah Pusat! Program BLT dan Bansos Akan Diperpanjang Hingga Desember 2020

BANDUNG –:Selaras dengan pemberitaan publik diberbagai media, baik Nasional maupun lokal yang disampaikan Menteri Keuangan juga Menteri Sosial RI. Pemerintah pusat akan memperpanjang bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan sosial (bansos) berupa sembako kepada masyarakat miskin yang terdampak corona hingga Desember 2020.

Dana BLT yang disalurkan semula Rp. 600.000 akan menjadi Rp. 300.000 per KPM. Hal ini sesuai arahan Presiden, bahwa bantuan sosial akan terus dilanjutkan hingga bulan Desember 2020, yang semula Rp.600.000 menjadi Rp.300.000 per kepala keluarga,”
Demikian disampaikan Menteri Sosial, Juliari P Batubara.

Juliari menjelaskan, ada perbedaan dalam penyaluran bansos gelombang kedua yang nanti akan direrima warga sampai dengan Desember 2020.

Jika bansos gelombang pertama yang diterima warga dengan nilai sembako Rp 300.000 dua kali dalam sebulan, ke depannya hanya akan terima satu kali sebulan.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan bahwa, untuk BLT Dana Desa juga diperpanjang hingga September 2020. Namun, untuk periode Juli hingga September 2020, nilai manfaatnya diturunkan dari Rpp600.000 menjadi Rp300.000. Hal ini membuat total untuk BLT Desa akan mencapai Rp31,8 triliun.

Dari data terpadu, menurut Menkeu, penerima bansos mayoritas adalah para petani, peternak, dan pekebun yaitu sebanyak 18,4 juta. Kemudian, pedagang dan pekerja sektor swasta 4,2 juta, pekerja bangunan 3,4 juta, pekerja pabrik sekitar 3,3 juta, sopir dan pekerja sektor komunikasi 1,3 juta, nelayan hampir 900 ribu, dan sektor lainnya.

“Ini sudah mencakup 40% dari masyarakat,” imbuh Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan langkah ini dilakukan agar dapat membantu masyarakat untuk menopang daya beli yang merosot baik akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun karena dalam situasi yang rentan.

“Seperti program PKH, Kartu Sembako, diskon listrik, bansos untuk non-Jabodetabek, bansos untuk Jabodetabek, BLT Dana Desa, dan Kartu Prakerja ini totalnya Rp178,9 triliun,” ujar Menkeu seperti dikutip dari laman resmi Setkab, Kamis (4/6/2020).

Sebagai tanggapan menyambut berita baik, dengan bergulirnya kebijakan perpanjangan waktu Program BLT & Bansos ini hingga Desember 2020. Ini sebagai bukti bahwa pemerintah sedang bekerja gigih melindungi rakyatnya dari masalah pandemi yang menerpa derita semua rakyat Indonesia.

Harapan semoga program sukses tepat sasaran kepada penerima manfaat, bersama sama dan bekerja sama semua elemen masyarakat, hingga akibat pandemi keterpurukan ekonomi dan menurunnya daya beli masyarakat Indonesia dapat teratasi.

Harapan semua, semoga pandemi Covid 19 Selesai. Kita semua kembali hidup beraktivitas normal seperti sediakala.  (Ydk/Krn)

3 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *