Kajari Cibinong Diminta Segera Panggil Pihak Yang Terlibat Proyek Masjid Baitul Faidzin

BOGOR — Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Benteng Pdjajaran Dulsamson Sambarnyawa, SH.MH, Kembali angkat bicara atas mandeknya pelaporannya terkait dugaan korupsi pada proyek pembangunan/rehabilitasi Masjid Baitul Faidzin yang berlokasi di lingkungan perkantoran Pemkab Bogor.

Melalui press realis yang diterima redaksi media ini, Kamis 25 Juni 2020, dengan tegas Dulsamson mendesak Kejaksaan Negeri Cibinong untuk segera memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait pada proyek yang diduga kuat sarat dengan aroma korupsinya tersebut.

Berikut press realis lengkapnya :

Kepada Yth,
Awak media online dan cetak ditempat.

Assalamualaikum wr wb
Salam sejahtera

Bersama surat ini saya Doelsamson sambarnyawa SH.MH Ketua Umum Benteng Padjajaran mendesak kejaksaan kabupaten Bogor untuk secepatnya mengusut dugaan tindak pidana KORUPSI pada rehabilitasi masjid Baitul Faidzin yang diduga tidak sesuai dengan spek/ bestek sehingga berakibat kerugian daerah/negara milyaran rupiah.
Untuk itu kami mohon kejari kabupaten Bogor memanggil dan meminta keterangan pihak pihak terkait ;

1. Kepala dinas PUPR selaku pengguna anggaran
2. Kontraktor pelaksana
3 konsultan pengawas
4.Konsultan perencanaan
5. PPK pejabat pembuat komitmen

Seperti diketahui bersama pembangunan / rehabilitasi masjid Baitul Faidzin yang menelan biaya sangat fantastis secara global nilainya mencapai Rp. 30 Milyar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun 2017 tersebut, diduga tidak sesuai dengan yang diharapkan, belum lama selesai pembangunannya, sudah banyak terjadi kerusakan dimana -mana, diantaranya dinding rusak, plafon yang rubuh dan bocor dimana mana.

Demikian kami sampaikan atas perhatian dan kerjasama nya kami ucapkan terima kasih.

Bogor, 25 juni 2020

Hormat saya,

Doelsamson sambarnyawa Ketua Umum Benteng Padjajaran.

[red]

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *