Habib Bahar Bin Smit Bebas Hari Ini

CIBINONG — Habib Bahar bin Smit Penceramah atau dai narapidana pada Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pondok Rajeg Cibinong akhirnya bebas setelah menjalani masa hukumannya selama kurang lebih 1 tahun 6 bulan.

Sebagaimana diketahui Bahar bin Smith mendekam di lapas tersebut sejak Agustus 2019 setelah dipindah dari tahanan Mapolda Jabar.

Pembebasan Bahar bin Smith menurut Ardian Nova Christiawan Kalapas Klas II A Cibinong sudah sesuai Permenhukam dan sesuai masa hukumannya, ” betul bahwasanya bebasnya habib Bahar sudah sesuai prosedur, dan peraturan yang berlaku mas, jelas Kalapas Ardian kepada Tempo.co melalui sambungan telepon, Sabtu (16/05/2020).

“Tadi sekitar jam 15.00-an kali ya bebasnya, info dari staf saya sekitar jam segitu,” kata Ardian lagi.

Ardian menambahkan kebebasan Habib Bahar tersebut setelah sebelumnya beliau membayar subsidernya. Dengan kata lain menurut Ardian seharusnya Habib Bahar bebas pada Jumat 15 Mei kemarin, akan tetapi karena subsidernya baru dibayarkan, maka kebebasannya baru bisa dilakukan pada hari ini.

Habib Bahar bin Smith yang dinyatakan bersalah dan dijerat dengan pasal berlapis tersebut telah divonis oleh Pengadilan Negeri Bandung, tiga tahun penjara dan subsider Rp 50 juta, pada 8 Juli 2019.

Dalam bacaan vonis itu, Majelis Hakim menyebut Bahar bin Smith telah memenuhi semua unsur pidana dalam dakwaan kesatu primer Pasal 333 ayat (2) KUH Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUH Pidana, dakwaan kedua primair Pasal 170 ayat (2) ke- 2 KUHPidana, dan dakwaan ketiga Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kebebasan  Habib Bahar bin Smith pada sore hari itu tampak sepi dan biasa saja. Hanya ada 7 orang termasuk ketua PA 212.

Tidak terlihat para laskar dan santrinya dikarenakan mereka sudah menunggu kedatangan sang dai di jalan baru Sholeh Iskandar, Kota Bogor untuk melakukan kemudian konvoi bersama ke pondok Tajul Alawiyin di Kemang.

“Kami tadi ke lapas hanya 7 orang, termasuk ketua PA 212. Adapun penjemputan wajar kan habib punya santri,” kata kuasa hukum Bahar bin  Smith Aziz Yanuar.

Aziz mempertegas kebebasan kliennya murni selesai atau seusai masa tahanan dan tanpa adanya keringanan Asimilasi Covid-19. Sehingga Aziz membantah jika kliennya bebas dikatakan berkat asimilasi. (Tempo/Red)

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *