Bawakan Bukti Tambahan, Ormas Benteng Padjadjaran Minta Kejaksaan Panggil Kades Cijujung

SUKARAJA — Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang dituduhkan kepada Kepala Desa Cijujung terus berlanjut.

Hari ini, Kamis (14/05/2020), Ormas Benteng Padjadjaran melalui Ketua Umumnya Doelsamson Sambarnyawa, kembali mendatangi Kejaksaan Negeri Cibinong.  “hari ini Kamis tanggal 14 Mei 2020 Kami (Ormas Benteng Padjajaran) kembali mendatangi kejaksaan dengan membawa bukti-bukti tambahan berupa data dan dokumen dugaan pungli yang dilakukan oleh kepala desa Cijujung,” ujar Dul.
Ket.photo : Tanda terima lampiran data tambahan ormas BP ke Kejaksaan Negeri Cibinong.
Saat ditanyakan data tambahan apa saja yang dibawa, Dul menjawab, nanti rekan rekan wartawan bisa melihat bukti di persidangan. “mohon maaf nanti aja ya di persidangan,” ucapnya.
Kata Dul lagi, sesuai amanat PP no 87 tahun 2016 tentang Saber Pungli, Kami meminta agar pihak kejaksaan segera memanggil kepala desa Cijujung untuk di periksa. “Saya mohon kepada rekan – rekan wartawan terus kawal kasus dugaan pungli yang dilakukan oleh kepala desa Cijujung, kita percayakan penuh kepada kejaksaan, jadikan hukum sebagai Panglima,” tukas sang Ketum.
Sebelumnya, pada Senin 11 Mei 2020, Organisasi Massa Pimpinan Dulsamson Sambarnyawa itu memang telah melaporkan dugaan pungli terkait selebaran dan kwitansi permohonan bantuan dana THR kepada para pengusaha diwilayah Desa Cijujung, oleh Pemerintahan Desa.
Terpisah, Kepala Desa Cijujung Wahyu Ardianto yang diminta tanggapannya terkait laporan ormas BP tersebut, dikantornya Selasa (12/05/2020) mengatakan, terkait pelaporan ormas BP, menurutnya itu adalah hak setiap warga negara, namun saya yakin penegak hukum pasti bisa membedakan mana yang benar mana yang salah, karena apa yang disangkakan dan ditudingkin ke kami selaku kades Desa Cijujung, itu tidak benar adanya.
 
“Seharusnya pihak manapun sebelum melakukan pelaporan ataupun tindakan lainnya, harusnya klarifikasi dulu ke kami dan cek kebenaran informasi tersebut, saya juga berharap mereka juga membaca sanggahan saya terkait tudingan pungli yang sudah beredar dibeberapa media online,” tukas Wahyu. (Sto)

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *