Alokasikan DD Untuk Covid -19 Di Desa Rengas Jajar

CIGUDEG — Desa Rengas Jajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, memberikan 100 botol hand sanitizer, Masker 300 lusin dari tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Botol Alat Penyemprot 11, Cairan Disnifektan 100 botol, Obat – obatan berupa 1000 butir vitamin kurang lebih dibagikan untuk menjaga kesehatan Ke warga, alat Rafid tes hanya 1 saja, termo meter di setiap kedusunan untuk fasilitas di kantor desa, APD ( Alat pelindung diri ) berjumlah 60 dan penjagaan di rengas jajar Hanya Satu Titik saja yaitu di pintu masuk dan keluar Warga masyarakat. Serta dengan itu Membuat 20 unit pamplet berupa himbauan agar Pandemik Covid-19 ini selalu menjadi pengingat warga Desa RengasJajar.

Kepala Desa (Kades) Rengas Jajar Rusli. S. Ip mengatakan, sesuai instruksi Pemerintah maka dari DD yang ada sudah dianggarkan untuk kegiatan memutus mata rantai Corona atau Covid-19.

“Saya berupaya untuk bantuan covid-19 Sudah direalisasikan kewarga yang mana Bersumber dari alokasi 35% Dana Desa (DD) sekitar Rp.100.000.000 juta dan ditambah Rp. 72.250.000 Dari Perusahan yang ada di Desa Rengas Jajar,” kata Rusli, Selasa (05/05/2020).

Rusli menambahkan, untuk memberikan rasa aman ke warga dan menjaga serta mengantisipasi agar Covid-19 tidak merebak didesa rengas jajar maka, dirinya mengalokasikan ke warga dan kendaraan yang melintas.

“Tim Satgas Covid-19 langsung Melaksanakan giat Penyemprotan dan pencegahan serta sosialisasi cairan Desinfektan Ke setiap Wilayah yang sudah di tugaskan dengan Memfasilitasi Pembagian Alat APD untuk tim Kegiatan dan masker kami menyumbang ke pihak Puskesmas dan setiap mobil yang melintas Mobil truk, kami Memberikan ke setiap yang melintas jalan Desa Rengas Jajar, warga masyarakat kami agar Selalu memakai masker tersebut,” ungkap kades rengas jajar Rusli .

Ditempat yang sama, Sekretaris Desa Hafidin. SE menuturkan, sesuai program Pemerintah maka tim yang dipimpin Kades langsung bergerak menangani Covid-19 ini.

“Kami jalankan yang di intruksikan oleh pemerintah pusat, kabupaten, maupun daerah untuk mendatangi kerumah – rumah warga masyarakat, sarana pendidikan, sarana umum dan kami Setiap bulan nya memberikan Biaya oprasional Ke setiap Penjagaan untuk kegiatan mereka di setiap kedusunan dengan Rt, Rw, sebesar Rp.2.000.000 juta dan itu bukan honor yang tetap, tapi kami anggarkan hanya selama ada Covid-19 ini,” tandasnya.
(Hendrik/Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *