Polisi Temukan, 902 Kasus Pelanggaran PSBB di Kota Bogor

BOGOR– Kepala Urusan Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti mengungkapkan, petugas kepolisian menemukan ratusan pelanggaran selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berlakukan.

“Sedikitnya 902 kasus pelanggaran terus terjadi selama PSBB diberlakukan di Kota Bogor. Mereka melanggar ketentuan PSBB,” kata Ipda Desty Irianti Jumat (24/4/2020).

Menurutnya, umumnya pelanggars yang terjadi berupa tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak penumpang di kendaraan umum dan pribadi serta berboncengan tidak satu domisili sesuai KTP.

Namun demikian, tutur Desty petugas hanya memberi teguran, agar tidak mengulangi perbuat serupa. Tujuan untuk mengurangi penyebaran Covid- 19 sesuai ketentuan PSBB.

Terpisah, Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kesadaran masyarakat menggunakan master terjadi peningkatan setiap hari.

“Hasil pengamatan setiap hari yang dilakukan tim pemantau untuk pemakaian masker, mendekati 90%. Masyarakat mulai meningkat kesadaran akan bahayanya covid 19,’ kata Dedie Rachim.

Kesadaran itu tutur Dedie, diikuti gerakan sejuta masker yang diprakarsai oleh tim PKK Kota Bogor.

“Di Kota Bogor ada program sejuta masker kain dari PKK Kota Bogo. Ditambah ada keterlibatan pihak lain termasuk gerakan dari masyarakat, untuk mengurangi penyebaran corona. Ini bentuk kesadaran masyarakat,” tegas Dedie A Rachim. (Adie/Sto)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *