Warga Desa Sukamaju, Gotong-royong Bangun Jembatan Darurat

CIGUDEG — Warga Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor melakukan kegiatan gotong – royong membangun jalan darurat yang menghubungkan beberapa kampung diantara kampung ciasahan kampung cigowong dan kampung Cikaret yang terdiri dari dusun 3 serta 8 RW.

Pembangunan jembatan darurat tersebut dibangun secara swadaya masyarakat serta unsur pemerintah desa sukamaju.
Ketika dikonfirmasi, kepala desa sukamaju Dahyudin yang lebih di kenal Jaro DH mengatakan, gotong – royong itu dilakukan masyarakat secara sukarela tanpa ada imbalan, karena jembatan darurat tersebut sangat penting,mengingat sebentar lagi mau menghadapi bulan puasa serta idul Fitri.

“Jembatan darurat itu memang sudah sangat menghawatirkan bahkan sering terjadi kecelakaan, seperti pernah motor terjatuh saat melintasi jembatan tersebut,” ungkap kades sukamaju.

Dahyudin menambahkan jika memang sudah ada rencana untuk pembangunan jembatan permanen yang Insa Allah akan di bangun pihak Bakri dan Pondok pesantren Darul Tauhid. Namun terkendala karna adanya virus Corona atau yang di kenal Covid 19 sehingga pembuatan jembatan yang sudah dirakit di Bekasi, pabriknya untuk sementara tutup, ujar Dahyudin.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa warga sukamaju hingga saat ini ada sekitar 50 sampai 60 persen sudah kembali ke kampung halaman dari Jakarta karna adanya pandemi Covid-19. DH berharap kepada masyarakat yang pulang kampung agar bisa mengecek kesehatan dengan cara mengukur suhu jika ada yang suhu melebihi 38 maka untuk sementara jangan masuk dulu karna untuk pencegahan virus Corona. Alhamdulillah untuk saat ini warga desa sukamaju tidak ada yang positif Corona.

“saat ini kita dan masyarakat sudah melakukan apa yang diperintahkan pemerintah dengan cara penyemprotan dan tes suhu kepada warga, Alhamdulillah belum ada yang positif. Kami berharap setelah bencana virus ini berakhir agar jembatan permanen yang sudah direncanakan agar bisa terbangun sehingga masyarakat bisa lebih aman dan nyaman saat melintas terang Dahyudin.(Hendi)

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *