Tipikor Bandung Siap Sidangkan Perkara OTT Mantan Kabid SMP Disdikbud Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG — Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Bandung pada Pengadilan Negeri Bandung Kelas I A Khusus bersiap menyidangkan perkara korupsi yang dilakukan oleh H. Maman Sudrajat,S.Pd., MM pada hari Senin, 23 Maret 2020.

Menurut Humas Pengadilan Negeri Bandung Kelas I A Khusus, sidangnya akan diketuai Daryanto, SH.,MH. “Menurut catatan Panmud Tipikor, Majelisnya : Dariyanto, Beni Eko S, dan Marsidin Nawawi,” tulis Wasdi Permana, SH.,MH saat dihubungi indofakta melalui Whatsapp pada telepon selulernya hari ini (20/3/2020).

Perkara korupsi mantan Kabid (Kepala Bidang) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung itu dalam daftar sipp.pn bandung.go.id tercatat dengan Register Nomor : 20/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bdg tanggal 16 Maret 2020. Yang akan bertindak sebagai JPU (Jaksa Penuntut Umum), Mursito, SH., MH. Ketika dikonfirmasi kepada Aspidsus Kejati Jabar bahwa perkara tersebut sudah dilimpahkan. “Hari Senin kemarin Pak,” ujar Teguh Subroto, SH.,MH (19/3/2020).

H. Maman Sudrajat, S.Pd., MM diduga melakukan Pungli (Pungutan Liar) terhadap 8 Kepala SMP di Kabupaten Bandung oleh Penyidik Polda Jabar. Adapun barang bukti berupa uang sebesar Rp52.500.000 (lima puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah). Uang tersebut terbungkus dalam kantong plastik berwarna hitam yang bercampur dengan makanan ringan/snack. Selain itu juga diamankan 7 (tujuh) unit handphone. Bukti-bukti tersebut disita dari mobil milik H. Maman Sudrajat oleh Tim Tindak I Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat.

OTT (Operasi Tangkap Tangan) dilakukan pada hari Jumat, tanggal 3 Januari 2020 sekira jam 10 di lokasi penangkapan di SMPN 1 Pameungpeuk Kabupaten Bandung, Tim Tindak 1 Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat, selain mengamankan uang dan handphone, juga menangkap 6 (enam) orang yang diduga sebagai pelaku yaitu, 1. Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, H. Maman Sudrajat ; 2. Kepala Sekolah Bina Taruna, Sutisna ; 3. Kepala SMPN 2 Cileunyi, Amanadin Hidayat ; 4. Kepala SMPN 3 Rancaekek, Lisde Sulistiyo SULISTIYO ; 5. Kepala SMPN 1 Pameungpeuk, TB. Rucita dan 6. Supir Maman Sudrajat, bernama Dikdik.

OTT yang ditujukan kepada para pelaku karena diduga adanya Pungutan terhadap 7 (tujuh) Kepala Sekolah SMP di Kabupaten Bandung. Setiap setiap Kepala Sekolah dipungut uang Rp7.500.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

Sebelumnya, Penyidik Polda Jabar telah menyerahkan berkas dan tersangka kasus OTT Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, H.Maman Sudrajat, S.Pd.,MM ke Penuntutan Pidsus Kejati Jabar. Hal ini dilakukan secara diam-diam tanpa diketahui oleh media.

Saat dikonfirmasi indofakta Aspidsus Kejati Jabar, Teguh Subroto mengatakan bahwa tersangka sebanyak 1 (satu) orang sudah diserahkan ke Pidsus Kejati Jabar. Setelah diterima, lalu diantar ke Rutan, dikawal oleh 3 (tiga) orang Polisi bersenjata lengkap, 2 (dua) orang Penyidik dan 2 (dua) dari Pidsus Kejati Jabar,” katanya pada 11 Maret 2020 lalu. (Seperti Dilansir dari indofakta.com)

(Ydk/Krn/Hms)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *