Parah !! Manuver TRANSAKSIONAL Sebagian Pengurus Partai, Buntukan Marwah Calon Bupati Bandung Anti Dinasti

KABUPATEN BANDUNG — Agenda pertemuan silent (tidak dipublikasikan), antara dua kandidat bacalon Bupati Bandung (Nama dirahasiakan) yang didampingi Tim Pemenangan, pakar Pengamat politik & Wartawan lipsus, di salah satu RM terkenal di Buah – batu Bandung. Pada waktu Rabu malam 17/03/2020.

Awak kru media TB, secara khusus dalam liputan, mewawancarai kang Iyep (Pengamat Politik), Abah (Mantan Dewan Ketua Praksi) Rudi Er. (dosen akademisi), khusus disela sela diskusi mereka.

Ada beberapa hal catatan penting hasil wawancara kru media TB yang layak diberitakan, yakni SOROTAN MANUVER TRANSAKSIONAL para pengurus penting jajaran Partai di Kabupaten Bandung.

Sebagai contoh Partai Gerindra & Demokrat yang dinilai tidak mencerminkan keberpihakan akan dimunculkannya Kandidat marwah Calon Bupati kuat & layak diperhitungkan calon Pasangan untuk melawan calon yg dimunculkan Dinasti nantinya.

Menurut mereka ada kesan sengaja DIAMBANGKAN, Pasif komunikasi & koordinasi juga maraknya transaksional kebutuhan sesaat, padahal menurut mereka pula fase sekarang menuju Bulan September 2020, bagi Bacalon dan Team semakin dekat pada Pertarungan Kontestasi Pilbup Kab. Bandung 2020 ini. Grand design Pemenangan membutuhkan akurat waktu, SDM. Amunisi, kontribusi. Logistik dan banyak lainnya. Berat bila Rekomendasi hingga SK penetapan pasangan calon diambangkan.

“Ada kesan dibuat jadi alasan, seolah para Bacalon tidak mengikuti mekanisme Penjaringan Partai, para bacalon jarang hadir koordinasi dikantor DPC Partai, hal ini didengungkan para pengurus partai. Parah,” Ujar Kang Iyep yang dianggukkan lainnya.

“REKOMENDASI hingga SK Penetapan Pasangan Calon putusan hirarki resmi dari DPC, DPD hingga DPP Partai menjadi bola salju permainan berjuta milyaran tebusan yang diperankan statement pengurus & Ketua Partai, ini membingungkan para Bacalon Bupati, tidak ada medan sarana tempur pendidikan Strata Politik Praktis yang tertata sistematik, analitik dan obyektif untuk tujuan kemenangan kepada Kader militan Partai. Parah ini,” tutur Abah menimpali.

Sementara hal senada yg diungkapkan Rudi Er dan perwakilan tim pemenangan yang hadir, mengatakan hal yang sama, saling mengiyakan tanda setuju dan sefaham pandangan.

“Parahnya, dengan kehadiran bacalon dan team nya, baik itu ke kantor kantor resmi Partai atau ditempat tempat tertentu, bukannya mendapat arahan diskusi, bagaimana berbicara strategi mencapai kemenangan Grand Design Bapilu/Bappda Partai kepada lawan Politik. Ini malah bicara rumpi, mesti bayar ini, bayar itu, kesini dan kesitu dengan alasan agar saran Rekomendasi diturunkan Ketua, parah SUBYEKTIF begitulah budaya pengurus Partai saat ini,” Kata mereka penuh nada kesal.

….. Bersambung …..

(YUDIKA/KURNIAWAN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *