Oknum Pegawai Dealer Honda Ternama di Cibinong diduga Bawa Kabur Uang Calon Konsumen

CIBINONG — Oknum Supervisor sebuah Dealer penjualan Sepeda Motor Honda ternama CV.Murni Motor yang beralamat di jln.Raya Jakarta-Bogor No.639 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong -Bogor diduga gelapkan uang calon konsumennya.

Berdasarkan informasi yang didapat media ini dari Eman (korban) warga Kelurahan Nanggewer RT 01 RW 05 akibat perbuatan oknum yang bernama Gesang Ngatiman tersebut, Eman menderita kerugian senilai Rp.36.500.000,- karena motor yang hendak dibeli nya secara tunai tak jua dikirim oleh pihak dealer.

Oknum Supervisor Gesang Ngatiman nomor dua dari kiri (photo/red)

Pihak dealer CV. Murni motor saat dikonfirmasi mengatakan bahwa mereka tidak mengirimkan motor yang dimaksud dengan alasan belum menerima setoran dana dari konsumen yang melalui supervisornya tersebut.

” Secara Standar Operasional cara pembelian di dealer kami untuk pembayaran harus melalui kasir dan dengan bukti kwitansi resmi yang sah. Terkait kasus bapak Eman yang membayar ke supervisor kami tersebut kami tidak bisa memberikan unit motornya karena oknum supervisor tersebut tidak menyetorkan dananya ke kantor,” kata Muhammad Al Fatih alias Aji Kepala Cabang CV. Murni motor saat dikonfirmasi dikantornya, Jum’at (06/02/2020).

Bukti kwitansi pembayaran konsumen (photo/red)

Aji menambahkan terkait oknum supervisor yang kabur dan membawa uang calon konsumen tersebut, manajemen cv.murni motor belum bisa memastikan untuk bertanggungjawab. Dalam hal ini bukan hanya konsumen saja yang dirugikan, pihak kami pun merasa dirugikan atas perbuatan oknum pegawai yang menyalahgunakan wewenang dan tugasnya itu.

” Banyak kejadian pak, ditempat lain juga bukan hanya di dealer kami saja, orang dari luar yang modusnya pura-pura jadi karyawan dealer yang janjian disini, di depan atau didalam kantor untuk melakukan transaksi dengan calon konsumen. “Terkait kasus pak Eman ini pihak manajemen belum memutuskan akan seperti apa, saya disini tidak punya wewenang lebih untuk memberikan jawaban atau pertanggung jawaban, makanya saya hanya menjelaskan sesuai SOP kami, kami hanya berpatokan jika konsumen sudah membayar melaui kasir dan dananya masuk ke perusahaan, baru kami bisa bertanggung jawab,” tukas Aji.

Untuk diketahui sebelumnya Eman calon konsumen CV.Murni motor merasa dirugikan karena motor yang hendak dibelinya tak juga dikirim pihak dealer. Padahal ia merasa sudah tepat dengan datang ke dealer resmi tersebut untuk membeli motor Merek Honda ADV 150 CC dengan harga Rp.36.500.000,- dan telah membayarnya secara tunai kepada oknum supervisor dealer yang melayani di kantor resmi dealer Honda tersebut.

“”saya heran apakah SOP cara kerja dan pelayanan di dealer mereka seperti itu.? kok bisa pihak murni motor lepas tangan atas kerugian konsumen yang jelas-jelas sudah membeli dengan proses yang benar, dengan mendatangi dealer resmi dan bertransaksi dengan petugas / pegawai resmi pula. saya tidak tahu dan tak mau tau kalau uang tersebut dibawa kabur/tidak disetorkan oleh oknum pegawai mereka,” tukas Eman Kesal. (Sto)

5 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *