BPPH, PAC Pemuda Pancasila Dampingi Tersangka Dugaan Penggelapan Ranmor

DEPOK — Sidang acara kasus dugaan penggelapan kendaraan motor yg di tuduhkan oleh FiF finance terhadap tersangka Sifa faujiah di gelar di pengadilan negri depok kamis 27 03 2020 nomer perkara 13/DEPOK/01/2020 , selanjut nya jaksa penuntut umum membacakan pledoi dakwaan yang dituduhkan FIF kepada terdakwa sifa faujiah. Bahwa awal nya pada rabu tanggal 03 , 02 2018 terdakwa sifa faujiah datang ke FiF Pancoran mas kota depok membeli Satu unit sepeda motor merek honda Cbr 150 warna merah putih , atas nama sifa faujiah secara kredit, melalui pembiayaan pt FiF cabang depok. Kemudian selanjut terdakwa sifa faujiah pada hari minggu tanggal 03 February 2019 telah mengalihkan kendaraan terse but kepada saudara Asep sebesar Rp 3400.000 , atas dugaan inilah terdakwa di pidanakan.

Rijal piliang dari BPPH PEMUDA PANCASILA PAC BOJONG GEDE selaku kuasa hukum terdakwa sifa faujiah mengatakan kepada awak media. Upaya FiF untuk mempidanakan konsumen nya sudah tidak manusiawi, sifa faujiah ibu dengan dua orang anak harus menjalani proses pemidanaan yang awal nya dari sebuah kredit motor ke FiF seharus nya FiF tidak melakukan hal tersebut kepada konsumen nya.

Untuk itu sebelum proses pidana seharus nya FiF lebih dahulu menempuh upaya perdata untuk mendapati putusan dari hakim FiF Selaku pemilik unit kendaraan dan baru selanjut nya FiF melanjut kan hal ini keranah pidana. Selesai pembacaan pledoi dari jaksa dan saksi dari pihak FiF kemudian pembelaan dari kuasa hukum terdakwa sidang di tutup oleh hakim ketua dan akan di lanjutkan pada tanggal 04 februari 2020 , kuasa hukum terdakwa rijal piliang mengatakan pembuktian kalau sifa faujiah belum patut di pidanakan sebagai konsumen. Pungkas nya rijal. (Bais)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *