Diskusi Singkat Bupati Pesibar ,Setelah Jadi Saksi Pernikahan Di Bogor

BOGOR — Bupati Pesisir Barat Lampung H. Agus Istiqlal jadi saksi pernikahan Selly Efriani dengan Agrifermentia Nugaraha.Acara akad nikah bertempat di Cafe Gumati Jalan Paledang Kota Bogor Jawa Barat Minggu (9/2/2020).

Kehadiran bupati memang diharapkan, karena pernikahan Selly Efriani.Selly merupakan keturunan dari pihak ayah, saudara sepupu dari bupati kab. Pesibar.(Alm) Tontawi, dua periode menjabat kepala desa di salah satu wilayah kota Bogor dan jabatan terakhirnya selaku Sekcam kecamatan Bogor Tengah.

“Saya datang hanya untuk itu. Sekaligus bersilaturahmi dengan sejumlah warga Jabodetabek asal Kab. Pesisir Barat,” kata Bupati Pesisir Barat H. Agus Istiqlal pada Tugas Bangsa News di Cafe Gumati Jalan Paledang Kota Bogor Minggu (9/2/2020).

Pimpinan Redaksi Tugas Bangsa,Syamsul Bahri bersama istri (Kiri) bersama Bupati Pesibar H.Istiqlal (Tengah).

Usai jadi saksi pernikahan, Agus banyak menjelaskan keberhasilan yang telah dicapai selama pemerintahannya. Pemkab Pesibar, katanya tengah merampungkan pembangunan kantor Bupati enam lantai.

Menurutnya pembangunan kantor Bupati dan Gedung DPRD dan hutan kota berada dalam areal 30 hektar. Di komplek tersebut akan dibangun juga masjid raya yang megah sebagai simbul ke Islaman masyarakat Pesibar yang dikenal sebagai kota Ulama dalam 16 Saibatin.

“Coba, kita bandingkan, istana Bogor dalam areal 7 hektar, istana Maimun Sumut 4 hektar dan istana Buckingham Inggris 5 hektar. Terus komplek perkantoran Pemkab Bogor 30 hektar,” tutur Bupati.

Agus Istiqlal menegaskan, berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Pesibar, dihujani hujatan dan caci maki dari orang yang tak bertanggung jawab. “Berbuat baik dan berhasil saja dihujat habis, bagaimana kalau tidak membangun,” kata Agus. Tambahnya yang nyata dirasakan oleh masyarakat adalah .

1.Konektivitas dengan dunia luar, dengan telah beroperasinya pesawat Wing Air setiap 3 kali seminggu dengan landasan bandara H. Taufik Kiemas.

2. Hampir 90% masyarakat Kab. Pesibar menikmati terangnya aliran listrik, termasuk wilayah yg terluar yaitu pulau pisang dan way haru.Kini way haru Bangkunat dibuat jalan tembus lebar jalan 16 meter.

3. Hubungan komunikasi juga sudah tersambung hingga wilayah terpencil.

4. Layanan ke Imigrasi sudah beroperasi dan berkantor di Krui.

5. Peroses pengurusan hak milik atas tanah dan bangunan masyarakat sudah bisa dilayani dan telah berkantor di Krui kab. Pesibar.

 “ Tapi sangat disayangkan Hujatan terus berlanjut tetapi,dengan penuh rasa optimis saya yakin Pemkab Pesibar dapat terus berkembang dan maju,” pungkas Agus.(red)

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *