Dana Desa Belum Terserap, Faktor Cuaca Jadi Alasan Kades Citeureup

CITEUREUP — Dengan Alasan Faktor Cuaca Musim Hujan Dana Desa Tahap III 2019 Desa Citeurup Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor belum juga melaksanakan program pembangunan Insprastrutur dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat, yang sudah disepakati bersama oleh masyarakat melalui rapat BPDP.
Dana Desa Tahap III pada 2019 lalu sudah dicairkan dengan nominal Rp. 270 juta untuk pembangunan insprastruktur maupun pemberdayaan masyarakat belum juga sepenuhnya direalisasikan. Patut diduga ada kejanggalan yang terjadi di Desa Citeureup kenapa belum juga dilaksanakan.
Berdasarkan informasi dari pendamping desa, Eko mengatakan jika Pemerintah Desa Citeureup belum bisa menunjukkan bukti fisik untuk realisasi pada anggaran tersebut.
“Belum dilakukan, saya juga mau ketemu Kadesnya dulu pak, serta pihak kecamatan juga,” ujar Eko, yang sebelumnya mendatangi Pemerintah Desa Citeureup guna pengecekan bukti fisik pembangunan tersebut, kepada awak Media minggu (19/01/20).
Eko menuturkan, untuk DD Tahap III di Desa Citeureup masih ada 5 kegiatan pembangunan dan 1 kegiatan pemberdayaan yang belum dikerjakan.
“Kalau dalam catatan saya belum, tapi saya masih perlu cross check lapangan lagi bersama tim,”
Eko melanjutkan pada kegiatan yang belum direalisasikan pemerintah Desa Citeureup, diantaranya ada kegiatan Normalisasi dan Pemeliharaan Saluran Air serta pembuatan tempat sampah dan Kegiatan Kampung Ramah Lingkungan (KRL).
“Ada kemungkinan karena kendala cuaca seperti hujan dan banjir,” ujarnya.
Ketua BPD Desa Citeureup, Buchri Hidayat menjelaskan jika pihaknya sudah menegur kepala desa baik secara lisan maupun tulisan untuk segera dilakukan penyelesaian pembangunan tersebut. Namun untuk nominal anggaran, pihaknya tidak tahu menahu karena kepala desa belum melaporkan hal ini.
“Kades sudah kami tegur baik lisan dan tulisan begitu juga dengan TPK meskipun baru dilakukan peneguran secara lisan. Karena ini menyangkutan laporan pertanggung jawaban yang harus selesai pada Februari. Diharapkan ini bisa segera direalisadikan untuk bisa ditunjukkan kepada intansi terkait maupun masyarakat, sebab kami pun ikut bertanggung jawab dalam hal ini, apalagi kondisi ini sudah sebulan lamanya,” tegas Buchari.
Menanggapi hal ini, Kepala Desa Citeureup, Gugun Wiguna  mengakui jika realisasi pembangunan pada DD tahap III 2019 lalu ini masih terkendala cuaca.
“Bukan kita tidak bisa menunjukkan bukti fisiknya, namun mengingat cuaca yang susah dikendalikan. Jadi pembangunannya terhambat dan ini sedang kita geber untuk upaya penyelesaian pembangunannya,” terang Gugun.
 ” semenjak dicairkan dana desa dipertengahan bulan Desember 2019 sampai saat ini curah hujan masih tinggi namun akan kita upayakan agar dana desa tersebut terserap dalam pembangun desa “, selasa 21 Januari 2020. (red)

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *