Terkait Tunggakan SPP, Banyak Orang Tua Tak Ambil Ijazah

BOGOR– pengamat Pendidikan Gartono SH, prihatin belakangan ini masih banyak ijazah yang belum diambil dari sekolah oleh orang tua siswa. Hanya terkait tunggakan SPP.

Saya tak sepakat, bila ijazah yang tersangkut disekolah, karena SPP dan diberikan pada orang tua secara gratis. Di dunia ini tak ada yang gratis, kencing aja bayar”, kata Gartono saat di hubungi Sabtu (30/11/2019) siang

Tidak diambil ijazah putra lutrinya berakibat, putra tidak bisa mencari kerjaan atau mengikuti kegiatan lain, pasca kelulusan. Dia menilai orang tersebut, cerminan tidak tanggung jawab terhadap masa depan putra-putrinya.

Menurutnya, bila kendala hanya tunggakan SPP, mestinya bisa dirundingkan dengan pihak sekolah dengan cara ducicil. ” Banyak cara dilakukan yang penting ada niat baik. Masa gratis, nanti ilmunya nanti tidak berkah dan manfaat”, katanya.

Terpisah Kepala SMKN 2 Bogor, Joko Mustiko membenarkan masih banyak kelulusan siswanya, tidak mengambil ijazah. Rata rata dari mereka tersangkut SPP.

Bila dihitung mulai dari kelas 10 hingga kelulusan siswa, tunggakan SPP di SMKN 2 Bogor cukup besar dan angkanya pantastik yakni tak kurang dari Rp2 miliar. “Sekolah tidak pernah menahan ijazah siswa meski SPP belum dilunasi,” tuturnya.

Joko mengaku masih banyak orang tua tidak mengambil ijazah putra mereka. Uniknya kata Joko para orang, putus komunikasi pasca kelulusan putra mereka. Jangankan melunasi SPP, datang ke sekolah pun tidak, beda waktu mereka mau masuk sekolah.

“ Ada orang tua datang ingin mengambil ijazah anaknya, tapi masih punya tunggakan SPP Rp4 juta lebih, tapi hanya mampu bayar Rp500 ribu, langsung kami berikan. Tunggakannya gak usah dibayar,” tegas Joko.(Den)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *