Disdik Pesawaran Gelar Kegiatan GSMS

PESAWARAN — Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran menggelar Pentas Seni Siswa Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Kabupaten Pesawaran Tahun 2019 di GSG Kabupaten Pesawaran, Rabu ( 27/11).

Saat ditemui media tugasbangsanews.com di sela-sela kegiatan, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Hendri Perdopo mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Fauzan Suaidi, M.M., mengatakan kegiatan ini merupakan program Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

“Kegiatan ini menggunakan anggaran Pusat dari Kementerian ” kata Hendri

Lebih lanjut dia mengatakan Kabupaten Pesawaran adalah salah satu dari lima kabupaten di Provinsi Lampung sebagai penyelenggara program ini, selain Provinsi Lampung yang juga menjadi penyelenggara program ini,

“Lima kabupaten dan provinsi yang menjadi penyelenggara. Pementasan hari ini merupakan hasil dari proses pembelajaran seniman terhadap siswa dalam Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) setelah 27 kali pertemuan. Jadi pementasan hari ini adalah hasil setelah menjalani 27 kali latihan. Seniman yang membimbing pun adalah seniman yang  terpilih dan memenuhi syarat setelah mendaftar langsung ke Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan melalui internet,” ungkap Hendri.

Dia juga mengungkapkan jumlah sekolah yang mendapat bimbingan dari para seniman sebanyak 21 sekolah.
Seni rupa, seni media; fotografi dan perfilman, musik dan seni tari.

“Jumlah seniman yang terlibat adalah 21 seniman yang dibantu 21 asisten seniman, dengan jumlah siswa 430 dari 21 sekolah; SD sebanyak 10 sekolah dan 11 SMP,” katanya.

Berdasarkan pengamatan lampungbarometer, dalam kegiatan ini selain pementasan musik dan tari juga ada pameran foto serta pemutaran film pendek hasil proses siswa yang diikuti dengan antusias oleh sebanyak 21 sekolah yang terpilih sebagai pelaksana Program GSMS ini.

Pada kesempatan yang sama Kasi Budaya Agus Riyadi mengatakan, “Alhamdulillah Kabupaten Peaawaran bisa mencapai target siswa yang harus dilibatkan dalam program ini sesuai dengan petunjuk Kementeria. Kementerian menargetkan 420 siswa, dan kita bisa melibatkan sebanyak 430 siswa. Dinas Pendidikan akan melaporkan hasil semua ini kepada Kementerian untuk dokumentasi serta administrasi,” pungkas Agus. ( oby / rifka ).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *