Tembok Paripurna DPRD Kota Bogor, Roboh Diterpa Angin

BOGOR — Cuaca ekstrim, hujan deras disertai angin kencang yang menerpa Kota Bogor, Sabtu (26/10/2019) sore, sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB. Ruang Paripurna DPRD jebol berantakan, tak kuat menahan terpaan angin.

Gedung yang diresmikan Walikota Bogor, 1 April 2019 lalu, roboh tak tahan melawan kencangnya angin. Bisa jadi kualitas bangunan rendah, hingga diragukan ketahanannya.

Robohnya ruang Paripurna DPRD ini, hanya karena di terpa angin, jadi pergunjingan warga yang berada di sekitar gedung. Mengingat gedung tersebut tergolong baru dan umurnya belum cukup satu tahun.

Beberapa warga yang ditemui disekitar gedung DPRD dan enggan disebutkan berpendapat sudah sepatutnya aparat penegak hukum, terlibat meneliti kualitas bangunan

Robohnya dinding tembok yang berada di ruang Paripuna karena hujan deras disertai angin kencang yang terjadi kemarin sore.

“Kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa karena sedang libur”, kata beberapa warga yang ditemui Minggu (27/10/2019).

Menurut informasi diperoleh, pembangunan DPRD Kota Bogor, merogoh kocek APBD bersumber dari Pendapat Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 75 miliar. Baru beberapa bulan saja gedung itu digunakan dan diresmikan 1 April 2019 Walikota, kini roboh.

Ruang Paripurna yang roboh, karena terpaan angin berada di lantai 4. Dilantai tersebut, terdapat ruang rapat Paripurna, ruang rapat komisi, ruang tunggu OPD dan ruang konferensi pers. (Den)