Cuaca Ektrim, UI Gelar Aksi Peduli Dikawasan Rawan Bencana

JAKARTA — Panasnya terik matahari beberapa hari ini merupakan puncak terjadinya kulminasi utama hari tanpa bayangan di Jakarta. Kondisi panas cuaca semacam ini, terutama di wilayah kampung padat penduduk, akan memicu terjadinya bencana seperti di daerah Kelurahan Cilincing Jakarta Utara.

Menurut Arjun, Ketua Pelaksana Aksi UI Peduli, Kelurahan Cilincing merupakan salah satu wilayah yang rawan bencana terutama kebakaran. Dia mengungkapkan, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta pada bulan Oktober 2018, telah terjadi 65 kejadian kebakaran di Jakarta. Diperkirakan sekitar 50-70 kebakaran tejadi per bulan di Kota Jakarta.

“Program Aksi UI Peduli bertujuan untuk membantu sosialisasi dan simulasi penanganan bencana, melalui Sekolah dan Kampung Tanggap Bencana. Kegiatan ini dilakukan UI sebagai bagian dari upaya pengabdian masyarakat.” Tutur Arjun, kepada media, Kamis (24/10/2019).

Sedangkan Sadiyah, seorang warga Kelurahan Cilincing yang pernah berada di lokasi kebakaran, mengaku merasakan manfaat dari simulasi yang diadakan oleh Kampung dan Sekolah Tanggap Bencana.“Waktu itu pernah di dekat rumah saya juga kebakaran. Saya sama warga cuma bisa teriak. Kita tidak tau harus bagaimana dan cuma menunggu mobil pemadam kebakaran datang, padahal tidak ada yang telepon,” kata Sadiyah.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan simulasi penanganan bencana di SMA Negeri 114 Jakarta dengan warga sekitar yang disponsori oleh Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Sudin Damkar) dan Penyelamatan Jakarta Utara dan BPBD DKI Jakarta. Sedangkan Wakil Kepala SMA Negeri 114 Jakarta, Rosita Dewi mengatakan, program Kampung dan Sekolah Tanggap Bencana ini adalah inisiatif yang sangat baik karena warga awam mengenai mitigasi bencana. “Harapan kami semua level pendidikan bisa mendapatkan materi ini, juga pemerintah bisa menganggarkan secara khusus untuk program ini.” Ujarnya.

Sementara Adis Imam Munadar, selaku penanggung jawab kegiatan pengabdian masyarakat UI di Keluarahan Cilincing mengungkapkan, kegiatan sosialisasi kampung dan sekolah tanggap bencana merupakan upaya membantu program pemerintah terutama tanggap darurat mitigasi bencana. “UI melalui DRPM UI menyalurkan program-program aksi dalam tanggap darurat. Semoga kegiatan ini terus menjadi perhatian semua pihak.” ucapnya. (rie)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *