Pemkab Tanggamus Gelar Sosialisasi Anti Radikalisme Komunisme dan Terorisme (RKT)

Talang Padang — Ajpani Majid Mewakili Bupati Hj. Dewi Handajani, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Anti Radikalisme,Komunisme dan Tetorisme (RKT) di Balai Pekon Kali Bening Kecamatan Talang padang,Selasa, (15/10/19).

Dalam laporan Ibu Putri Mayang sari SH. Kasi idiologi wawasan kebangsaan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kabupaten Tanggamus ,menyampaikan bahwa dasar hukum dilaksanakannya kegiatan yaitu:
UU No.15 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme, dan nota kesepahaman antara kepolisian resort tanggamus dengan pemerintah kabupaten tanggmus Nomor MoU/18/X/2016 tentang pembentukan satuan tugas(satgas)Radikalisme,komunisme dan terorisme(RKT)tingkat pekon/kelurahan se kabupaten tanggamus.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Radikalisme komunisme dan terorisme. Dengan mengusung tema” mari kita cegah berkembangnya radikalisme,komunisme dan terorisme di Kabupaten Tanggamus sebagai ucapan memperkuat NKRI,” kata Putri.

Putri melanjutkan, maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan adalah ; Mengkoordinasikan pencegahan radikalisme komunisme dan terotisme, penghentian RKT dan pemulihan pasca konflik radikalisme komunisme dan terorisme skala Kabupaten melalui sinkronisasi, harmonisasi dan intergasi kebijakan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan Radikalisme komunisme dan terorisme. Merespon secara cepat dan menyelesaikan secara damai semua permasalahan, serta mengambil langkah-langkah cepat, tepat dan tegas serta proposional untuk menghenti kan segala bentuk tindakan kekerasan, dengan tetap mengedepankan aspek hukum, menghormati hak dan istiadat setempat serta menjunjung tinggi nilai-nilai yang mengatur mengenai hak asasi manusia.

Dalam sosialisasi dihadirkan Sejumlah Narasumber yang berasal dari Polres Tanggamus yang diwakili oleh kasat intelkam dan kapolsek Talang Padang Kec Talang padang Kabupaten Tanggamus,Kodim 0424 Tanggamus dan Komandan Danramil Talang Padang dan Kantor Kesbangpol Tanggamus. Adapun peserta kegiatan terdiri dari unsur aparatur kecamatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, Karang Taruna yang berasal dari wilayah timur Kabupaten Tanggamus, Serta siswa dan siswi SMK/SMAN yang ada di Kecamatan Talang Padang.

Sementara Bupati Tanggamus dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Ka.Ajpani Majid menyatakan menyambut baik kegiatan sosialisasi Radikalisme komunisme dan terorisme , yang merupakan upaya untuk saling bersinergi dan berkomunikasi memantapkan stabilitas wilayah di Bumi Begawi Jejama.

“Karena itu kita harus tetap waspada dengan terus menerus menjaga dan meningkatkan stabilitas daerah melalui sinergitas antar instansi dan aparatur pemerintah.Agar Kabupaten Tanggamus senantiasa berada dalam situasi yang kondusif. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam mempertahankan citra wilayah kita sebagai kabupaten yang kondusif di Provinsi Lampung,” kata ajpani.

Ajpani melanjutkan, dengan diselenggarakan kegiatan tersebut, diharapkan dapat merumuskan dan menghasilkan suatu komitmen bersama untuk menjaga stabilitas daerah di masa kini maupun dimasa-masa kedepan.

“Kita menyadari bahwa segala potensi konflik radikalisme komunisme dan terorisme selalu mengiringi perjalanan hidup manusia. Bahkan sebagian pihak mengatakan bahwa selama kehidupan masih ada maka tetap akan menjadi bagian dari kehidupan manusia itu sendiri. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya agar setiap potensi konflik radikalisme komunisme dan terorisme yang ada tidak ber-eskalasi menjadi lebih besar, sehingga dapat merugikan kita semua. Terlebih lagi dinamika sosial, politik, ekonomi dan budaya selalu mengalami perubahan, dan seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya pergeseran nilai yang sulit dihindari,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa kita sudah membentuk babin di pekon pekon sebanyak 500 orang bekerja sama dengan kejari dan polres agar bisa melaporkan kalau paham radikalisme,komunisme dan terorisme.

Untuk itu kita semua saling berkoordinasi dan bersinergi karena kita tidak bisa berjalan sendiri sendiri,”tutup ajpani. Lanjut¬†pemaparan Para Nara Sumber. (Litta)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *