PT. Sung Chang Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan

PURBALINGGA — PT. Sung Chang Indonesia Purbalingga kembali diduga melakukan pelanggaran atas UU Ketenaga Kerjaan.

Ketentuan tentang waktu kerja lembur dan upah kerja lembur diatur dalam Undang –Undang no.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 78 ayat (2),(4), pasal 85 dan lebih lengkapnya diatur dalam Kepmenakertrans no.102/MEN/VI/2004 mengenai Waktu dan Upah Kerja Lembur.
Dari pantauan team tugasbangsanews.com di lokasi, Jumat dinihari (5/10/2019) , pihak perusahaan memulangkan karyawannya lebih dari jam 1 dini hari, karyawan di pulangkan tidak bersamaan seluruhnya.

Dari keterangan beberapa karyawan yang ditemui saat baru keluar pabrik, mereka mengatakan ” yang di dalam masih banyak, mungkin sampai pagi”.
Di lokasi, kami juga sempat mewawancarai beberapa penjemput, dan dari keterangan yang di himpun, mereka menyampaikan keluhannya  dikarenakan diantaranya mereka masih memiliki balita.

Kami sempat meminta konfirmasi dari pihak perusahaan, dan baru pada sekitar pukul 04.10 wib, pihak Perusahaan yang di wakili oleh Sri Mulyati ( supervisor ) menemui kami. Dia menyampaikan ” totalnya 246 orang yang lembur, saat ini tinggal sekitar 46 orang, untuk bagian paking kurang lebih 45 menit lagi selesai, dan besok libur”.

Dia juga menyampaikan atas nama perusahaan memohon maaf kepada pihak keluarga karyawan, sebab lembur sampai setengah lima pagi.
Dari keterangannya juga diketehui bahwa lembur tersebut di awasi oleh manajer, Mr. Lee Kapsuk.

Surasno, Ketua Umum LSM IJI yang juga berada di lokasi menyampaikan ” Harapan kami, setelah kemarin ada demo peduli buruh, tidak ada kejadian seperti ini. Baru kemarin kami melakukan demo, malah hari ini terjadi seperti ini, artinya pihak perusahaan tidak memperdulikan surat edaran dari bupati kemarin”. ( S. Wahyudi / Adi.S )

2 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *