Cakades Incumbent H. Suhandi Siap Lanjutkan Kepemimpinannya di Desa Karang Tengah

Babakan Madang — Pilkades serentak tahun 2019 yang bakal digelar bulan November mendatang di Kabupaten Bogor cukup mendapat perhatian para warga desa dimana para calon kades tersebut mendaftarkan diri untuk menjadi Kepala Desa.

Mayoritas warga berharap bisa memiliki pemimpin yang jujur dan amanah dalam mengemban tugas sebagai pelayan di masyarakat. 

“Yang kami butuhkan bukan hanya pemimpin yang pintar tapi lebih kepada sosok pemimpin yang merakyat, jujur dan amanah dalam memimpin” ujar salah seorang warga Desa Karang Tengah yang enggan disebut namanya.
Desa Karang  Tengah Kecamatan Babakan Madang  dalam kontestasi politik Pilkades 2019 mendatang memiliki 5 Calon yang sudah dinyatakan lolos seleksi untuk kemudian disahkan sebagai calon tetap.
Salah satu dari ke 5 calon tersebut adalah H. Suhandi  Widiapranata yang notabene merupakanan Kepala Desa Karang Tengah yang masih menjabat.
Kepada media ini saat di wawancarai H. Suhandi mengatakan jika kelak lolos dan terpilih kembali menyatakan kesiapan nya untuk melanjutkan kepemimpinan di Desa Karang Tengah yang berpenduduk mencapai 17,000 jiwa.
“Insya allah saya jika nanti dipercaya dan diberi amanah oleh masyarakat, saya siap memimpin kembali serta bertekad untuk melanjutkan program-program Desa yang tertunda ke arah yang lebih baik dan maksimal lagi, guna sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kemaslahatan warga masyarakat,”
Ucap Suhandi kepada tugasbangsanews.com saat dimintai komentarnya terkait pencalonan kembali dirinya menjadi Kades di Desa Karang Tengah, Minggu (22/9/2019).
Ia menambahkan sebagai yang pernah menjabat Kepala Desa tentu dari sekian banyak prestasi dan program yang sudah berhasil dilaksanakan, tentu tak luput dari kekurangan, dan semua itu kelak akan kami jadikan pelajaran dan pengalaman dalam kepemimpinan kami selanjutnya, “tingkat kepuasan warga masyarakat  atas 6 tahun kepemimpinan kami alhamdulilah cukup baik, dan kami berharap kedepan nantinya sinergitas pemerintahan desa dengan masayarakat baik itu Rt dan Rw akan tetap terjalin, sehingga pemerintahan desa bisa melayani warga masyarakat dengan baik pula, juga program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menjadi lebih maksimal.” Pungkas Suhandi. (santo).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *