LPA Pesawaran Sesalkan Tindakan Penganiayaan Anak Dibawah Umur Yang Diduga Dilakukan Oknum Kades

Pesawaran | Provinsi Lampung —

Pasca dugaan penganiyayaan tiga anak di bawak umur yang di laporkan warganya sendiri pada hari selasa (13/8)
yang di duga dilakukam oleh kepala desa mada jaya kecamatan way khilau NS, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) kabupaten pesawaran Dr ( can ) Nurul hidayah, SH .MH angkat bicara , rabu ( 14/8/’19 )

Saat di konfirmasi di kantor komite wartawan pelacak profesional ondonesia ( ko-wappi ) rabu ( 14/8 ) ketua lembaga perlindungan anak kabupaten pesawaran nurul Hidayah menjelaskan ,
“sangat di sayangkan oknum kepala desa sebagai panutan masarakat bisa melakukan hal yang tidak terpuji dengan cara melakukan penyiksaan terhadap anak di bawah umur , seharusnya dapat di bicarakan secara baik-baik tidak asal main tangan atau main pukul, hal ini kan dapat menimbulkan trauma kepada jiwa si anak dan itu tidak akan mudah terlupakan dan hal itu juga dapat menjadi timbulnya beban psikis anak ke depan nya”,ujar Nurul.

Baca juga : Ketua Komisi 1 DPRD Pesawaran Minta Polisi Segera Proses, Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Dibawah Umur Oleh Oknum Kades Mada jaya

” Saat ini kami dari lembaga¬† perlindungan anak sedang berupaya dan akan mencoba untuk menemui orang tua korban guna memberikan dukungan moril sesuai tugas pokok kami sebagai lembaga perlindungan anak se-kabupaten pesawaran dan sekaligus memberikan jaminan perlindungan terhadap para korban kekerasan yang di lakukan oleh oknum kepala desa tersebut” jelas ketua lpa tersebut .
“Sementara ketiga anak yang mendapatkan penganiyayaan saat ini sedang di minta keteranganya di sat reskrim polres pesawaran guna penyidikan lebih lanjut ,
sementara pelaku kekerasan dalam hal ini kepala desa mada jaya NS rencananya akan di panggil untuk menghadap ke polres hari jumat” pungkas Dr ( can ) nurul hidayah SH .MH dihadapan seluruh awak media yang tergabung di organisasi KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran . ( oby / zal )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *