DKPSDM Kabupaten Bandung Berikan Pembekalan Bagi PNS Purna Bhakti

Bandung– Sebanyak 150 dari 852 PNS mengikuti acara Pembekalan Bagi Pegawai Negeri Sipil Purna bhakti, berlangsung di Ballroom Hotel Sutan Raja Soreang kabupaten Bandung, Selasa 16/07 , acara dibuka Bupati Kabupaten Bandung. H. Dadang M Naser. SH., S.Ip., M.Ip.
Pada sambutannya Bupati, mengatakan” Pensiun merupakan hal yang rutin dan akan terjadi dikalangan PNS, saya sangat mengapresiasi kegiatan pembekalan ini, karena kita tidak akan bekerja  secara formal terus-menerus, tetapi  akan dihadapkan dengan pekerjaan informal di masyarakat, tentunya para PNS Purna Bhakti ini diharapkan dapat menjadi suri tauladan dan  bisa menyebarkan keilmuannya secara positif di masyarakat nanti”.
Setelah Purna Bhakti pasti akan dihadapkan dengan power syndrom, terutama secara finansial dan untuk itu melalui kegiatan pembekalan yang  bermaterikan,  Intelektual dan ekonomi,  Selain itu mereka akan dibekali materi spiritual dan intelektual melalui ESQ ( diharapkan melalui kegiatan ini dapat mencetak interupner-interupner yang handal dimasyarakat. ungkapnya.
Ada lima kunci sukses ddalam kehidupan ini, pikir,dzikir,karya, organisasi dan olahraga, apabila kelima unsur tersebut diamalkan didalam kehidupan tentunya akan mendapatkan kesuksesan. imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati pun, mengucapkan penghargaan dan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian para PNS yang telah memberikan semua pengorbanan untuk pemerintah kabupaten Bandung dan diharapkan dapat memberikan sumbang saran untuk kemajuan institusi pemerintahan, melalui keorganisasian PWRI ( Persatuan Wredatama Seluruh Indonesia ) yang telah diatur dengan landasan Perpres ( Peraturan Presiden )
Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Mutasi BKPSDM , Lani Sulistiani , menurutnya, ” Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan penghargaan kepada para PNS yang memasuki masa purna bhakti, selain itu melalui pembekalan ini diharapkan dapat membuka menset dan cara pandang untuk bersosialisasi dalam kehidupan di masyarakat, bukan tidak mungkin diantara para pensiunan ini mempunyai potensi lain yang dapat dikembangkan baik secara intelektual juga secara ekonomi, yang akan berguna bagi dirinya juga masyarakat pada umumnya. terangnya.
Dijelaskan lebih lanjut, ” Melalui pembekalan ini, pihak kami memberikan pengetahuan terkait proses – proses administrasi kepensiunan, agar mereka dapat memahi dan mengetahui , kemana mereka harus datang bila terjadi permasalahan .
Dengan kegiatan pembekalan ini diharapkan para pensiunan ini sudah mempunyai gambaran untuk melanjutkan karyanya  didalam kehidupan yang akan ditempuh di masayarakat, pungkasnya. (kurniawan)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *