Polres Pesawaran  Ungkap Kasus Pembunuhan  Sadis Yang menewaskan Bapak Dan Anak

Pesawaran | Tugasbangsanews.com-

Bertempat di Aula Mapolres, Satuan Kepolisian Polres Pesawaran mengelar konferensi pres,  mengungkap kasus tewasnya Bustori (53 th ) dan Tegar (5 th ), warga Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, kabupaten Pesawaran, Sabtu ( 1/6/’19 ).

Kapolres Pesawaran, AKBP Popon Ardianto Sunggoro menjelaskan terungkapnya kasus tersebut setelah kepolisian meminta keterangan sejumlah saksi-saksi,
“Awalnya kami meminta keterangan dari empat orang saksi yang biasa Nongkrong di Counter tersangka, yang mengungkapkan bahwa berubahnya sikap tersangka yang tidak seperti biasanya,” ungkap Popon.

Dari keterangan saksi itulah awal mula terungkapnya pelaku pembunuhan.
Dan pada Jum’at dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, Polisi berhasil meringkus pelaku.Kapolres juga menerangkan bahwa setelah ditangkap,  pelaku Andi (34 th )diminta untuk menunjukan barang bukti pembunuhan,  namun saat hendak menunjukkan tempat penyimpanan barang bukti yang disembunyikan oleh tersangka, pelaku mencoba kabur melarikan diri sehingga polisi mengambil tindakan tegas melumpuhkan tersangka pelaku dengan menembak pada kaki pelaku.
“Tersangka mencoba melarikan diri dengan merusak Borgol pada saat hendak menunjukkan tempat salah satu barang bukti yang disembunyikan oleh tersangka, dari itu anggota kami melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka,” jelas Kapolres.
Tersangka sempat di rawat di rumah sakit umum daerah pesawaran untuk menjahit luka tembak pada kakinya, namuj karena luka tembaknya terus mengeluarkan darah membuat kondisi tersangka kehabisan darah dan akhirnya meninggal dunia .
“Tersangka sudah kami bawa ke RSUD Pesawaran untuk menjahit luka tembak dikakinya, akan tetapi darahnya masih terus keluar sehingga mengalami kehabisan darah, sempat kami bawa juga kerumah sakit Bhayangkara di Bandar Lampung , untuk dilakukan transfusi darah, namun sayang nyawa tersangka tidak tertolong,” beber Popon.Di terangkan pula oleh Kapolres pesawaran Popon ardinto anggoro , identitas pelaku yaitu Andi (34 th ) yang tak lain adalah tetangga korban sendiri .
Dugaan sementara motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka karena tersangka kesal tidak diberikan pinjaman uang oleh korban Bustori.
“ Sementara dugaan menurut pengakuan tersangka motifnya karena tersangka kesal tidak diberikan pinjaman uang sebesar 18 juta oleh korban,” terang Kapolres.
Sebelumnya pada hari kamis (30/5/19) lalu, warga dihebohkan dengan tewasnya Bustori (53 th ) dan anak angkatnya Tegar (5 th ), Warga Desa Cimanuk Kecamatan Way lima Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Kedua korban ditemukan meregang nyawa di atas ranjang tempat tidur kamarnya dalam kondisi mengenaskan.
(dr_muzan )