Hadapi Mudik Lebaran, Dinkes Kabupaten Bogor Gelar Apel Pengamanan Kesehatan

Cibinong | TugasbangsaNews.com- 
Dalam rangka mudik Lebaran Tahun 2019/ 1440 H. Dinas Kesehatan selaku Koordinator pilar kelima (Penanganan Pra Dan Pasca Kecelakaan) yang bertanggung jawab meningkatkan penanganan pra kecelakaan meliputi promosi dan ikut serta dalam pemeriksaaan kesehatan pengemudi pada keaadan atau situasi khusus dan penanganan pasca kecelakaan dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), hari ini Senin, 27 Mei 2019 menggelar Apel Pengamanan Kesehatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
Kegiatan apel yang dipimpin langsung Sekretais Dinas (SekDis) Erwin Suriyana tersebut secara umum bertujuan untuk terselenggaranya pengendalian penyakit dan faktor resiko kesehatan pada arus mudik untuk menurunkan kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat kecelakaan.

“Tujuan khususnya diantaranya adalah terlaksananya kesiapsiagaan penyelengaraan kesehatan arus mudik, koordinasi penyelenggaraan kesehatan arus mudik, tersedianya akses pelayanan kesehatan pada arus mudik, pengendalian penyakit serta upaya pengendalian kesehatan lingkungan di Tempat-Tempat Umum (TTU) dan Pengolahan Makanan (TPM)” jelas Erwin.

Ia juga menambahkan, adapun pokok kegiatan kita meliputi identifikasi dan pemetaan sumber daya, identifikasi potensi masalah, koordinasi lintas program / lintas sektor, penyediaan media KIE, pemeriksaan sanitasi makanan/minuman dan lingkungan, kewaspadaan dini serta pembentukan Pos Kesehatan, imbuh Erwin.


Demi mendukung kegiatan pengamanan kesehatan tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah menyiagakan tim kesehatan dan ambulans baik dari dinkes juga dari puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor, yang tersebar di 20 titik-titik rawan seperti daerah bogor selatan yang menuju kawasan tempat wisata puncak mulai dari simpang Ciawi, simpang Gadog hingga Mega mendung. 
“dalam gelar kesiapan pelayanan kesehatan tersebut Dinkes menyiapkan posko-posko kesehatan diantaranya , 1 posko di Dinas Kesehatan, 20 posko bersama lintas sektor (terpadu), 40 posko kesehatan di puskesmas DTP/PONED yang buka 24 jam, yang didukung 40 unit Ambulans dan motor Pusling beserta tim kesehatan yang di sebar di Pos Terpadu. Adapun untuk jadwal piket dimulai dari H-7 s/d H+ 7 (29 Mei- 10 juni 2019)” , ungkapnya.

Selain itu Dinkes juga melakukan pemantauan di wilayah rawan kecelakaan, rawan kepadatan, dan rawan masalah kesehatan lainnya.Pemantauan dilakukan di jalan raya di 20 Pos pelayanan kesehatan jalur mudik.
Harapan kami dengan adanya pengamanan kesehatan yang dilaksanakan Dinkes Kabupaten Bogor ini, bisa meminimalisir resiko pada masyarakat yang di sebabkan faktor kecelakaan pada saat mudik Lebaran tahun ini.
Kami juga menghimbau kepada masyarakat pengguna roda dua maupun roda empat yang melaksanakan mudik lebaran agar lebih berhati-hati, terutama menyiapkan diri serta menjaga kesehatan agar tetap dalam kondisi prima, dan memperhatikan asupan makanan dan minuman nya demi menghindari resiko kesehatan dan kecelakaan, tukas Erwin. (santo)